Dua Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu Ditangkap Polisi
21 November 2018
Dua ibu rumah tangga, ZL (37) dan IE (26) bersama seorang tersangka lainnya HS (30) di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (21/11/2018). (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dua wanita berstatus ibu rumah tangga dan seorang laki-laki ditangkap jajaran Satu Reskrim Narkoba, Polres Tanjungpinang. Ketiga pengedar itu diamamnkan pekan lalu beserta narkotika jenis sabu-sabu seberat 10,84 gram.

Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Sujoko SIk didampingi Kasat Reskrim Narkoba, AKP R Moch Dwi Ramadhanto dalam konferensi pers, Rabu (21/11/2018) sore mengatakan, ketiga pengedar itu telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Undang-Undang No 35 tahun 2009 tenang Narkotika. 

Tersangka utama adalah perempuan berinisial ZL (37) membawa 2 Sabu seberat 0,13 gram di Jalan Batu Kucing, Gang Anggrek Indah RT 001 / RW 003, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Barat dengan LP-A/149/K/XI/2018/KEPRI/SPK-RES/ TPI tertanggal 16 November lalu. 

Kemudian tersangka IE, perempuan (26) tertangkap membawa 5,02 gram Sabu di Jalan Sultan Machmud, RT 002 RW 005, Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari dan laki-laki, HS (30) membawa Sabu seberat 5,69 gram di Perumahan Bukit Galang Permai Blok I No 24 RT 003 / RW 007, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur dengan LP-A/152/K/XI/2018/KEPRI/SKP-RES TPI tertanggal 19 November lalu. 

Sujoko memaparkan, untuk ZL melanggarpasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) dengan ancaman paling singkat 5 tahun paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit 1 miliar rupiah serta paling banyak 10 miliar rupiah. 

Adapun barang bukti yang telah diamankan oleh Sat Reskrim Narkoba 2 paket diduga narkotika jenis Sabu, 1 unit Handphone merk Samsung warna hitam beserta kartu di dalamnya, 1 buah atau 1 unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna biru dengan Nopol BP 4790 WJ. 

Menurut Sujoko, kronologis penangkapan ZL adalah sekitar pukul 18.00 WIB, Anggota Sat Resnarkoba menerima informasi dari masyarakat dan langsung ditindaklanjuti oleh Kasat Reskrim Narkoba, AKP R Moch Dwi Ramadhanto beserta timnya melakukan penyelidikan pukul 20.45 WIB. 

Anggota Resnarkoba melihat orang yang diduga membawa Sabu tersebut dengan mengendarai sepeda motor Mio saat itu juga dilakukan penangkapan serta digeledah didapatkan barang bukti. 

Sedangkan pelaku HS dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) dan tersangka IE disangkakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

Disebutkannya, barang bukti dari HS adalah 1 paket jenis Sabu, 1 paket jenis Ganja seberat 1,92 gram, 1 unit Hanphone merek Nokia warna biru beserta kartu didalamnya, 1 bundel kantong plastik bening dan 1 buah plastik warna putih merek CE-LINK. 

Untuk pelaku IE membawa barang bukti 1 paket Sabu dan 1 buah bantal guling warna biru putih. 

"Kedua tersangka ini dengan ancaman pidana mati dan atau penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimal 10 miliar rupiah ditambah sepertiga (1/3)," tuturnya kepada sejumlah jurnalis. 

Dengan kronologis, Senin, (19/11/2018) pukul 22.00 WIB. Kasat  Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang AKP R Moch Dwi Ramadhanto bersama anggotanya serta RT setempat mendatangi sebuah rumah tempat kejadian perkara pelaku HS. 

Setibanya di rumah tersebut Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang melakukan pemeriksaan terdapat  HS dan perempuan mengaku bernama IE (terlapor). 

"Dari hasil pemeriksaan ditemukan 12 (dua belas) paket plastik bening berisi serbet kristal dari narkotika jenis sabu dan tanaman jenis ganja dari saku celana kanan tepat terlapor. Mereka yang mengambil barang dari narkotika jenis sabu yang ada pada terlapor HS adalah terlapor IE. Anggota langsung membawa keduanya ke kantor untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua