Pemkab Bintan Serahkan Bantuan Kapal Motor dan Alat Tangkap Nelayan
16 November 2018
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Kajati Kepri Asri Agung menyerahkan bantuan kapal motor dan alat tangkap bagi nelayan yang ada di Kabupaten Bintan. Penyerahan dilaksanakan secara simbolis di Selat Bintan, Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan, Kamis (15/11/2018) siang. (Foto: IST/ Humas Pemkab Bintan)
INILAHKEPRI, BINTAN - Pemertintah Kabupaten Bintan menyerahkan bantuan kapal motor dan peralatan tangkap ikan kepada nelayan.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Dalmasri Syam, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Kepri Asri Agung di Selat Bintan, Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan, Kamis (15/11/2018) siang. 

Bantuan kapal motor dan perlengkapan tangkap ikan berasal dari anggaran DAK (Dana Alokasi Khusus) dan APBD Pemkab Bintan Tahun 2018, berupa 40 unit kapal motor GT 1, 4 unit kapal motor GT 2, 1 unit kapal motor GT 3, 1 paket bioflok dan tempat budidaya ikan lele.

Dala kesempatan ini turut pula diserahkan 1 paket sarana produksi budidaya ikan air laut, 7 paket sarana produksi budidaya ikan air tawar, bantuan 1.000 kg pelet ikan air laut, 6.300 kg pelet ikan air tawar, bantuan benih ikan kerapu, serta penyerahan asuransi nelayan. 

Dalam kesempatan ini, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Asri Agung Putra, mengisyaratkan tentang potensi SDA di lautan Provinsi Kepri yang sangat melimpah, naun belum terkelola secara baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal, potensinya mencapai triliunan rupiah.

"Kenapa kita fokus menginvestasikan di daratan? Padahal potensi laut kita sungguh luar biasa," kata Asri.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, sektor perikanan di Bintan mengalami kenaikan 14% selama 1 tahun terakhir. Selain itu, kapal bantuan diserahkan juga sesuai dengan keinginan nelayan, yaitu kapal bantuan berukuran 1 GT.

"Bantuan kapal yang diserahkan itu lengkap dengan surat-surat kapal. Kita berharap agar bantuan tersebut mampu dimanfaatkan dengan sebaik mungkin bantuan, dan saya ingin punya agar bantuan yabg diberikan tidak boleh dijual " tutupnya. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua