Kajari Benarkan Selidiki Dugaan Korupsi DAK di Disdik Tanjungpinang
09 November 2018
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Ahelya Bustami. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Ahelya Abustam membenarkan jika saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.

Ditemui di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Jalan Ganet usai pemusnahan barang bukti, Jumat (9/11/2018), Ahelya mengakui jika Tim Penyidik Pidana Khusus Kejari Tanjungpinang telah manggil sejumlah guru untuk dimintai keterangannya.

Namun dirinya masih enggan berkomentar banyak. Ahelya berdalih untuk kepentingan penyelidikan.

"Memang ada melakukan pemeriksaan terkait DAK (Dana Alokasi Khusus di Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang). Kami sudah memeriksa sejumlah saksi.  Tapi saya nggak mau sampaikan ini dulu karena masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Sejumlah guru yang dipanggil terkait dana alokasi khusus ini disebut Alya tersebar di beberapa sekolah. Tak disebutkan rinci guru sekolah mana saja yang dimaksud. Namun dia memastikan guru dimaksud berada di tingkat SD dan SMP yang memang merupakan kewenangan Dinas Pendidikan di tingkat Pemerintah Kota/Kabupaten.

Demikian pula mengenai apa yang mendasari adanya dugaan korupsi DAK tersebut.

"DAK tahun 2017 di SD dan SMP di Sekolah Tanjungpinang," sebut Ahelya.

Pihaknya mengaku serius menangani dugaan ini. 

"Tapi belum bisa kami buka karena memang masih dalam ranah penyelidikan," papar dia.

Diketahui, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah guru yang ada di Kota Tanjungpinang. Informasi diperoleh, jumlah guru yang dimintai keterangannya itu lebih dari empat orang. Selain memeriksa guru, penyidik Kejari Tanjungpinang diketahui juga memintai keterangan sejumlah pihak di Dinas Pendidikan. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua