Kemendag Segel 4 Kantor Perusahaan Agen Properti di Batam
08 November 2018
Salah satu perusahaan agen properti yang dipasangi segel oleh Kementrian Perdagangan RI, Kamis (8/11/2018). (Foto: Hadi)
INILAHKEPRI, BATAM - Direktorat Tertib Niaga, Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementerian Perdagangan RI, Kamis (8/11/2018), menutup sementara kegiatan empat perusahaan agen properti di Batam.

Keempat agen properti yang disegel itu yakni NJ Properti, O Properti, IT Properti serta PDS Properti.

Direktur Tertib Niaga Wahyu Widayat menjelaskan, penyegelan dilakukan karena pelaku usaha terindikasi tidak memiliki ijin di bidang perdagangan berupa Surat Izin Usaha Perantara Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4).

"Ini rentan merugikan konsumen," kata Wahyu Widayat.

Penyegelan ini menurutnya dilakukan untuk mendorong perlindungan konsumen dan menciptakan iklim berusaha yang kondusif, khususnya di Batam.


Wahyu menjelaskan, setiap pelaku usaha broker properti wajib memiliki SIUP P4 seauai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/PER/7/2017 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Bahwa setiap Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (P4) wajib memiliki SIU-P4 dan Undang- Undang Nomor 7 th 2014 Tentang Perdagangan.

"Siapapun pelaku usahanya. jika melanggar peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, pasti ditindak," teganya.

Berdasar Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, pelaku usaha yang terbukti melanggar  dapat dipidana penjara 4 tahun atau denda Rp10 miliar. Ini disebut Wakyu berlaku untuk keempat perusahaan yang disegel tersebut.


Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Angrijono menambahkan, Kemendag RI melalui Ditjen PKTN akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap kegiatan perdagangan untuk menegakkan aturan yang berlaku dan akan memberikan sanksi yang tegas bagi siapapun yang melanggar. (Hadi)





Berita Terkait
Lihat Semua