Polisi Buru 2 Buron Pencurian Uang Petinggi Partai Demokrat
08 November 2018
Tiga komplotan pelaku pencurian uang milik salah satu petinggi Partai Demokrat Kepri yang telah ditangkap polisi. Saat ini poliisi masih memburu dua pelaku lain yang disebut sebagai otak pencurian dengan cara membobol kaca mobil tersebut. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Polres Tanjungpinang masih melakukan perburuan terhadap dua pelaku pencurian uang milik Remon, salah seorang petinggi Partai Demokrat Kepulauan Riau.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Rabu (7/11/2018) menjelaskan, kedua pelaku yang kini berstatus buron itu diketahui bernama Feri dan Oleng. Keduanya diketahui berada di Kota Palembang.

"Keduanya pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan. Dan mereka merupakan resedivis kasus yang sama," ungkap Ucok.

Feri dan Oleng diketahui sebagai otak pencurian uang Rp130 juta milik Remon yang terjadi di Komplek Ruko D'Green, KM 8 Tanjungpinang pada 18 Oktober 2018 lalu. Mereka memanfaatkan jaringan mereka yang berada di Tanjungpinang, yakni Roni dan Ria Kusnandar.

Roni, Ria dan Kusnadar telah dibekuk Jajaran Mapolres Tanjungpinang dan Polsek Bukit Bestari. 

Ria (48 tahun), warga Jalan Ganet Tanjungpinang ditangkap di Pelabuhan Telaga Punggur Batam, Minggu tanggal 21 Oktober 2018. Kemudian disusul Roni (39 tahun) yang dibekuk di kampung halamannya di Jember pada 24 Oktober 2018. 

“Keduanya (Ria dan Roni) dianfaatkan Feri dan Oleh untuk menggambar situasi. Ria Kusnandar bertugas membawa mobil, sedangkan Roni turut membantu mengambil uang di dalam mobil korban. Feri dan Oleng mengatur strateginya," jelas Ucok.

Dala kasus ini, polisi juga mengamankan BES, pria 43 tahun, warga Gesek, Toaapaya Bintan. BES turut diamankan karena telah melakukan pertolongan jahat dengan membantu mengantarkan Ria Kusnandar ke pelabuhan Tanjung Uban sehingga RK dapat melarikan diri ke Batam.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko Wiraseno menjelaskan, aksi para pelaku ini telah direncanakan sejak sebulan sebelumnya. 

“Mereka menargetkan nasabah bank yang mengambil uang dalam jumlah besar, lalu mengikutinya, dan kemudian melakukan aksinya di lokasi yang mereka anggap aman.

Ketiga pelaku yang telah diamankan polisi mengakui perbuatannya. Menurut Ria, uang yang berhasil mereka curi dibagi berdasarkan peran. Dia dan Roni masing-masing mendapat Rp30 juta. Sedang sisanya diambil Feri dan Oleng. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua