Sopir Truk Ditetapkan Sebagai Tersangka dalam Laka Menewaskan Ermawati
07 November 2018
Korban Ermawati beberapa saat setelah kecelakaan terjadi. (Foto: Masrun/Dokumen inilahkepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Setelah melakukan penyelidikan, Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang menetapkan Oktavianus (55), sebagai tersangka dalam kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya Ermawati (46)  di Jalan Basuki Rakhmat, atau tak jauh dari Ramayana, Selasa (6/11/2018).

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Tanjungpinang, Ipda Ridwan menjelaskan, dengan status tersebut, polisi melakukan penahanan terhadap pengemudi dump truk Nopol BP 9219 TO ini.

Ridwan menjelaskan, tersangka dijerat  pasal 310 ayat 4 Undnag-Undnag LLAJ.

"Dalam hal ini, tersangka lalai dalam berkendara sehingga menyebabkan korban meninggal dunia," terang Ridwan, Rabu (7/11/2018) sore.

Rem Tidak Blong

Dari penyelidikan dilakukan, lanjut Ridwan, dump truk berisi muatan batu granit yang dikendarai tersangka ternyata tidak blok sebagaimana kabar yang berkembang sebelumnya.

Menurut dia, tersangka lalai mengatur rem yang menggunakan sistem angin.

"Tersangka dari Jalan Basuki Rakhmat melaju kencang dan tidak bisa mengontrol rem angin. Faktanya rem tidak blong," tegas Ridwan. 

Dia menjelaskan jika truk yang dikendarai tersangka sebelumnya memang memiliki masalah dengan rem.

"Mobil itu baru keluar dari bengkel dua hari lalu (Senin, 5/11/2018). Masalahnya di rem itu. Kalau sopirnya sudah pengalaman. Sudah 8 tahun jadi sopir," ungkap Ridwan.

Untuk memastikan lebih lanjut  terkait permasalahan rem dump truk itu, Ridwan menyatakan jika pihaknya akan memintai keterangan pihak bengkel tempat mobil diperbaiki. 

Diberitakan sebelumnya, Ermawati, pengendara Honda Vario hitam Nopol 3186 BD, tewas di tempat setelah dump truk dikendarai Oktavianus menghantam sepeda motor yang dikendarai Ermawati.

Sebelum menghantam dan melindas tubuh warga Perum Kijang Buana Asri Sungai Lekop, Bintim itu, dump truk dengan kecepatan tinggi itu terlebih dahulu menghantam angkutan kota BP 1007 TU. Untungnya sopir angkot dan 2 penumpang di dalamnya tidak mengalami luka serius. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua