Polda Kepri Tangkap TKI Penyeludup 1,7 Kg Sabu dan 2.331 Butir Pil Ekstasi Asal Malaysia
06 November 2018
Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K Yani, memberikan keterangan pers, Selasa (6/11/2018). (Foto: Hadi)
INILAHKEPRI, BATAM - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau berhasil mengungkap peredaran narkoba internasional.

Pengungkapan setelah polisi menangkap seorang pria berinisial HZ saat sedang bertransaksi di bawah jembatan penyebrangan orang di kawasan Tiban Kampung, Batam. HZ diketahui merupakan warga negara Indonesia yang bekerja di Malaysia

"Saat diamankan tersangka sedang menyerahkan pesanan sabu-sabu dan pil ekstasi," kata Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol K Yani, Selasa (6/11/2018).

Dari tangan HZ berhasil disita 1,7 kg sabu-sabu dan 2.331 butir pil ektasi. 

"Sabu dan ekstasi tersebut disimpan tersangka HZ di dalam tas," ugkap Yani.

Selain mengamankan HZ, polisi juga berhasil mengamankan RD yang merupakan satu jaringan dengan HZ di kawasan Batuaji.

"HD berperan mengatur pergerakan  HZ selama berada di Batam," terang Yani.

HD disebut Yani bahkan mengetahui siapa saja pemesan sabu-sabu dan pil esktasi yang dibawa HZ. 

"RD yang paling mengetahui dan yang melakukan pengaturannya," tegasnya lagi.

Sebagai upahhnya, baik RD dan HZ mengaku memperoleh uang RM 30.000 yang diserahkan secara bertahap. Seaproh upah akan mereka peroleh setelah pekerjaan selesai.

Koordinasi dengan PDRM

Terkait kasus ini, Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. 

Polda Kepri bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) saat ini tengah berupaya menangkap pemilik barang yang telah diketahui identitasnya itu. 

"Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan PDRM," terang Yani. (Hadi)




Berita Terkait
Lihat Semua