Demi Milik HP, Pemuda Ini Rela Susun Rencana Jahat
02 November 2018
Dede (2 dari kiri) di Mapolsek Tanjungpinang Barat. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Ada-ada saja kelakuan pemuda bernama Dede Permana (21). Karena keinginannya memiliki telepon selular, dia nekat menyusun strategi jahat untuk mewujudkan keinginannya itu.

Wal hasil, pemuda warga Jalan Cempedak, Tanjungpinang ini pun kini berurusan dengan polisi. Dia ditangkap tak lama setelah beraksi merampas hp milik seorang wanita yang dia kenal di forum jual beli Facebook. Dan kini, pemuda bertubuh langsing itu pun kini mendekam di balik jeruji.

Ceritanya, Dede sangat ingin sekali memiliki telepon selular. Masalahnya, dia tidak punya uang menggantika hp miliknya yang sudah lama rusak. Maklum saja, Dede yang tamatan SMP ini pengangguran total.

Singkat cerita, Kamis (1/11/2018) pagi, dia meminjam gadget milik temannya. Di hp Android itu dia tergiur dengan hp Android yang dijual seorang wanita di forum jual beli Facebook Tanjungpinang. Hp itu tergolong seri terbaru. Harganya lumayan, wanita diketahui bernama Lia Widyawati (25) menaruh harga Rp3,3 juta.

Berlagak punya uang segepok, tanpa ragu Dede menyatakan berminat. Segera saja dihubungi wanita yang tinggal di Tanjungunggat tersebut. Singkatnya, Dede saat itu mengajak COD alias Cash on Delivery. Dalam jual beli, istilah COD ini bermakna bertemu langsung untuk melakukan transaksi. 

Si cewek sepakat. Termasuk lokasi COD yang ditentukan Dede. Tak lebih satu jam, mereka akhirnya bertemu di Gang Bayam, Teluk Keriting, Tepi Laut. 

Di lokasi itu, Dede dengan percaya diri langsung saja meminta hp Samsung A8 yang konon mau dia beli. Setelah hp itu ditangan, cus.. Dede langsung kabur. Nah lho!!

Wal hasil, melihat kejadian itu kontan saja Lia terperangah. Dia syok, bingung mau apa. Terlebih lokasi tempat mereka bertemu itu sepi. 

Dala kebingungannya, Lia pun akhirnya memilih mengadu ke Polsek Tanjungpinang Barat. Polisi bergerak cepat. Setelah kumpulkan data ini itu, polisi akhirnya berhasil menangkap Dede.

Dede ditangkap hari itu juga, saat bersembunti di sebuah rumah di Pelantar Korem, Jalan Teladan.

Dede tak bisa mengelak. Terlebih barang bukti curiannya itu berada ditangannya.

Di kantor polisi, Dede mengakui perbuatannya. Katanya, dia berencana menjual kembali hp yang dia curi itu.

"Duitnya untuk beli hp. Sisanya buat keperluan sehari-hari," katanya di kantor polisi, Jumat (2/11/2018) siang.

Atas kejadian ini, Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Firuddin, mengingatkan warga, untuk waspada melakukan transaksi jual beli melalui via dunia maya.

"Kalau mau beli atau jual hp atau barang-barang lainnya, sebaiknya di tempat yang resmi saja. Atau paling tidak melakukan transaksi di rumah. Hindari transaksi di jalan," ujar Firuddin. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua