25 TKI Dipaksa Nyebur Ke Laut
29 Oktober 2018
25 TKI ilegal ketika diamankan KAL Mapor, Minggu (28/10/2018). (Foto: IST/Dispen Lantamal IV)
INILAHKEPRI, BATAM - Sebanyak 25 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dipaksa terjun ke laut setibanya di perairan dangkal Karang, Batu Besar, Batam, Minggu (28/10/2018).

Menurut Mutia Hariati, 52, adalah sejumlah pria yang membawa mereka dari Malaysia yang memaksa untuk segera turun dari speedboat yang belum sandar ke tepian pantai.

"Ada tiga orang. Kami dipaksa turun. Ditendang. Tas kami juga dilempar ke laut. Itu karena mereka takut ditangkap Angkatan Laut. Mereka langsung pergi. Kalau saya sempat bawa tas. Yang lain banyak tas yang ketinggalan di atas speedboat yang kabur itu. Kasian. Cuma bawa baju di badan," kata TKW asal Jember menceritakan pengalamannya di Kantor BP3TKI Tanjungpinang, Senin (29/10/2018).

Untunglah tempat mereka dipaksa turun itu merupakan laut dangkal.

"Jadi kami bisa selamat," kata Muti lagi.

Mutia dan 24 TKI lainnya mengakui jika mereka bekerja secara gelap di Malaysia Sebagian diantara mereka bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan sebagian lain bekerja di perkebunan karet.

Diamankan KAL Mapor

Untuk diketahui, 25 TKI itu diamankan Patroli Kapal Angkatan Laut (KAL) Mapor yang merupakan salah satu unsur Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV.

Diamankannya tersebut berawal saat KAL Mapor berhasil mendeteksi secara visual tentang adanya sebuah speed boat yang berkecepatan tinggi dari Malaysia menuju Batam pada posisi 01˚09’500” Lintang Utara dan 104˚09’370’ Bujur Timur atau di sekitar Perairan Batu Besar Nongsa Batam. 

Usaha pengejaran, penangkapan dan penyedikan (Jarkaplid) segera dilakukan KAL Mapor terhadap speed boat yang mendekati perairan dangkal Karang Batu Besar.

Mengetahui hal tersebut, KAL Mapor segera melakukan peran sekoci (menurunkan sekoci) untuk melanjutkan pengejaran terhadap speed boat tersebut, kemudian dari kejauhan terlihat speed boat yang dikejar telah berhasil menurunkan penumpang yang belakangan diketahui TKI berjumlah 25 orang setelah itu speed boat segera melarikan diri. Sekoci yang diturunkan dari KAL Mapor berusaha melakukan pengejaran namun tidak terkerjar dan kembali ke Karang Batu Besar untuk mengamankan ke 25 orang TKI tersebut. 


Ke 25 orang TKI tersebut kemudia diserahkan ke Lantmal IV. Setelah  diperiksa kesehatan dan proses penyidikan oleh Tim Intel Lantamal IV, 25 TKI terdiri dari 16 pria dan 9 wanita itu kemudian diserahkan ke BP3TKI Tanjungpinang. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua