Dokter Yusrizal Saputra Menyangkal Suntik Bidan DD Sebanyak 56 Kali
27 Oktober 2018
Yusrizal Saputra saat memberikan keterangan kepada penyidik Sat Reskrim Polres Tanjungpinang, Sabtu (27/10/2018). (Foto: Repro)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Yusrizal Saputra, tersangka penganiayaan terhadap Bidan DD, menyangkal telah 56 kali menyuntikkan cairan ke tubuh bidan itu.

Lewat kuasa hukumnya, Urip Santoso, dokter spesialis kandungan RSUD Raja Ahmad Thabib Kepri ini mengakui hanya menyuntik sebanyak 30-an kali. Dan suntikan itu pun dia sebut bukan merupakan obat bius jenis Midazolam berdosis tinggi yang digunakan untuk pasien operasi.

"Suntikan 56 kali itu dari mereka. Dari pihak mereka. Mana saya tahu. Seingat daripada dokter Putra itu sekitar hanya 30an kali," ungkap Urip kepada sejumlah jurnalis di Kantor Satreskrim, Polres Tanjungpinang, Sabtu (27/10/2018) malam.   

Menurut Urip, 30-an kali penyuntikan dilakukan pasiennya itu adalah untuk mencari titik urat penyembuhan.

"Untuk mencari jalur pembulu darah pena," tambahnya.

Urip menegaskan, bahwa klienya melakukan hal itu, semata-mata demi penyelamatan terhadap bidan dimaksud.

"Pertama digunakan adalah vitamin C. Bukan obat bius, saya tidak pernah menyimpulkan bahwa itu obat bius atau obat apapun. Nanti Biar ahli menerangkan. Karena bukan kapasitas saya," ungkapnya.

Urip juga menyangkal, bahwa bidan tidak pingsan total.

"Dia gak pingsan. Dia antara sadar dan tidak," tutupnya sambil menuju ke dalam mobil.

Sebelumnya, dr Yusrizal Saputra kembali menjalani proses pemeriksaan. Polisi meminta keterangannya selama 6 jam. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) di ruangan Pidana Umum Sat Reskrim.

Nampak tersangka mengenakan kemeja panjang biru muda didampingi pengacaranya Urip Santoso.

Selain memeriksa Yusrizal, saat bersamaan polisi juga kembali memintai keterangan korban. Bidan DD terlihat menjalani pemeriksaan secara terpisah di PPA Sat Reskrim Polres Tanjungpinang. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua