4 ABG Diamankan Saat Temani Tamu Karaoke
23 Oktober 2018
Empat ABG yang diamankan Petugas Satpol PP Tanjungpinang, Selasa (23/10/2018) dini hari. Keempatnya diamankan saat menemani tamu karaoke di salah satu hotel yang ada di Tanjungpinang. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Empat gadis bawah umur diamankan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  karena didapati menemani tamu karaoke di Hotel Harmoni Tanjungpinang, sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa (23/10/2018).

Keempat gadis belia itu PL (15), AA (16), RS (16) dan ON (16). 

"Tiga warga Tanjungpinang. Sedangkan seorang lagi warga Bintan. Mereka pendidikan terakhirnya SMP," kata Kepala Satpol PP Tanjungpinang, Effendy.
 
Disamping melanggar Perda, jelas Effendy, diamankannya keempat anak baru gede alias ABG ini karena mereka yang berada di tempat hiburan malam dengan suasana remang-remang yang menjurus tindakan asusila. 

Menurut Effendy, dalam pemeriksaan, keempat anak itu mengaku mendapat upah Rp100 ribu per jam atas jasa menemani tamu di ruang karaoke. 

"Mereka melakukan pekerjaan ini sudah beberapa bulan lalu. Dan seorang baru sebulan," jelas Effendi.

Mereka juga mengaku, mendapat tawaran Rp2-3 juta untuk melayani nafsu seks para tamu. Namun mereka selama ini menolak untuk berhubungan intim.

Fakta lainnya, pekerjaan keempat ABG itu ada yang mengkoordinir.

"Ada pihak ketiga. Seorang ibu-ibu yang merangkul mereka dan ditempatkan di Karaoke Hotel Harmoni," sebutnya.

Proses selanjutnya, keempat anak itu akan diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Tanjungpinang untuk dibina lebih lanjut.

Atas kasus itu, pihaknya mengimbau kepada kedua orang tua wajib intensif untuk mengawasi anak-anaknya 1×24 jam.

Sebab mereka, kurang mendapatkan kasih sayang terhadap kedua orang tua. Sehingga mereka melakukan pekerjaan dimaksud.

"Kalau anak-anak kita tidak pulang. Kita cari. Ini ada kelemahan kita sama-sama menjaga anak-anak kita," imbaunya.

Selain empat ABG tersebut, pada malam yang sama Petugas Satpol PP juga mengamankan dua remaja yang masih berstatus sekolah menegah di salah satu SMU Negeri Kota Tanjungpinang. Berinisial HY dan MI.

"Ada juga laki-laki 2 orang diserahkan kepada pihak Polsek Tanjungpinang Barat untuk dilakikan pemeriksaan lebih lanjut," tutup Effendy. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua