TNI AL Amankan Kapal Berbendera Mongolia
22 Oktober 2018
Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama R Eko Suyatno memeriksa muatan kapal berbendera Mongolia yang diamankan Tim F1QR, Senin (22/10/2018). Selain diduga melakukan pelanggaran pelayaran, kapal berlayar dari Singapura ini diamankan karena diduga mengangkut barang berasal dari proses bongkar muat di tengah laut. (Foto: IST/Dispen Lantamal IV)
INILAHKEPRI, KARIMUN - Kapal berbendera Mongolia, MV Jolly Rover, diamankan Patroli TNI AL saat membawa muatan diduga berasal dari proses bongkar muat di tengah laut (ship to ship transfer) di Perairan Utara Takong Iyu, Karimun.

 
Kapal diamankan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) melalui Patkamla Combat Boat pada posisi 01º 13’ 084” U -  103º 23’ 077” T, 20 Oktober 2018. 

Kapal berbobot 97 Gross Ton ini terdapat 4 ABK berkewarganegaraan Indonesia.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV, Laksamana Pertama R Suyatno menjelaskan, selain diduga membawa muatan diduga berasal dari bongkar muat di tengah laut,  juga diduga melakukan pelanggaran pelayaran karena berlayar di Perairan Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen lengkap.

"Kapal MV Jolly Rover berlayar dari Singapura menuju Perairan West Outside Port Limits (OPL). Diduga juga melakukan pelanggaran pelayaran karena berlayar di Perairan Indonesia tanpa dilengkapi dengan Surat Persetujuan Berlayar (SPB)/Port Clearance, tanpa crewlist dan manifest," papar Danlantamal IV saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media di Dermaga Lanal Tanjung Balai Karimun, Jalan Nusantara No.1 Kabupaten Karimun. Senin (22/10/2018).


Berdasarkan dugaan pelanggaran tersebut Patkamla Combat Boat menangkap, selanjutnya mengawal MV Jolly Rover menuju Dermaga Lanal TBK untuk proses hukum lebih lanjut.

Saat memberikan keterangan pers, Danlantamal IV didampingi Asops Danlantamal IV, Danlanal TBK, serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Karimun. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua