Polisi Tetapkan Dokter YS Sebagai Tersangka Penganiayaan
22 Oktober 2018
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi. (Foto: dokumen inilahkepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Setelah melalui tahapan penyelidikan, Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang akhirnya menetapkan dokter YS sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang bidan berinisial DD. 

Hal ini ditegaskan Kepala Kepolisian Resor Kota Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi.

“Sudah tersangka,” ujar AKBP Ucok Lasdin Silalahi di Mapolres Tanjungpinang, Senin (22/10/2018).

Hal senada disampaikan Kasat Reskrim AKP Dwihatmoko Wiraseno. Menurutnya, Yusrizal yang telah dimintai keterangannya Kamis lalu dijerat pasal 351 tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman dua tahun penjara.

"Penetapan tersangka pada Kamis lalu. Setelah melakukan gelar perkara," ungkap Dwihatmoko.

Kendati demikian, baik Kapolres maupun Kasat belum mengungkap motif dibalik sangkaan tersebut.

Kendari ditetapkan tersangka, penyidik tidak melakukan penahanan dengan alasan kooperatif dan berjanji tidak menghilangkan barang bukti, tidak akan melarikan diri dan tidak akan mengulangi perbuatan.

56 Suntikan

Diketahui, bidan DD melaporkan oknum dokter berinisial YS karena diduga melakukan penganiayaan terhadapnya, Jumat (12/10/2018) lalu.

Laporan didasarkan adanya 56 bekas suntikan pada tubuh korban. Selain itu, korban sempat berjalan menggunakan tongkat dan mengalami trauma histeris. 

Hingga kini, pihak kepolisian Polres Tanjungpinang belum mengungkap kronologi dan motif kejadian. Informasi diperoleh, antara korban dan tersangka memiliki hubungan mitra kerja di salah satu klinik yang ada di kawasan KM 10 Tanjungpinang.

Kejadian penganiayaan tersebut berlangsung di kediaman tersangka di kawasan KM 8.

Bagaimana kronologisnya, pihak kepolisian belum mengungkap secara rinci.

Informasi diperoleh, atas sangkaan tersebut, tersangka YS  telah menjalani sidang kode etik kedokteran di Batam. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua