Personel TNI Buka Jalan Sepanjang 4 KM di Desa Pengudang
15 Oktober 2018
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Komandan Lantamal IV, Komandan Korem 033/WP dan Komandan Lanud RHF Tanjungpinang. (Foto: IST/Kominfo Tanjungpinang)
INILAHKEPRI, BINTAN - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), akan membuka akses jalan baru bagi masyarakat di Bintan.

Sepanjang 4 Km jalan di Desa Pengudang, Bintan akan mulai dibuka seiring dimulainya TMMD ke 103 tahun 2018 pada Senin (15/10/2018). 

Bupati Bintan, Apri Sujadi, dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terimakasih kepada TNI yang telah melaksanakan banyak kegiatan, baik fisik maupun non fisik, khususnya di Kabupaten Bintan. 

"Kegiatan TNI (TMMD) bukan saja telah membuka jalan baru sepanjang 4 Km di kawasan Desa Pengudang. Namun para personel TNI juga membaur bersama rakyat dengan menginap di rumah – rumah penduduk yang ada di wilayah pelaksanaan TMMD, khususnya di Desa Pengudang," papar Apri.

TMMD disebut Apri bukanlah semata membangun sarana fisik bagi masyarakat, tapi juga membangun sumber daya manusia, mental dan semangat masyarakat. 

Apri menjelaskan, TMMD merupakan operasi bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di daerah.

"Tujuanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, wawasan kebangsaan, kesadaran bela negara, kepatuhan hukum pola hidup sehat dan gotong royong, sehingga terciptanya stabilitas keamanan dan situasi yang kondusif dan ketahanan dalam mencegah ancaman dan gangguan  terwujudnya ketahanan nasional " ujarnya, Minggu (14/10) siang. 

Selain itu, TMMD ke 103 yang dilaksanakan hingga 13 November 2018 diharapkan Apri mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Selain kegiatan fisik pembukaan  jalan sepanjang 4 Km, TMMD ke 103 juga juga akan melaksanakan kegiatan non fisiknya lainnya. DIantaranya  berupa pengobatan massal, dan pemeriksaan katarak gratis, penyuluhan bela negara, penyuluhan agama, penyuluhan pertanian, penyuluhan perikanan dan sejumlah kegiatan lain. (Andri/Rls)




Berita Terkait
Lihat Semua