Pemkab Bintan Serahkan Perlengkapan Bertani dan Hewan Ternak Kepada Kelompok Tani
11 Oktober 2018
Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Wabup, Sekda berpose bersama pelatatan pertanian yang diserahkan kepada kelompok tani di Bintan, Rabu (10/10/2018). (Foto: Kominfo Bintan)
INILAHKEPRI, BINTAN -  Pemerintah Kabupaten Bintan menyerahkan bantuan perlengkapan pertanian serta hewan ternak kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Bintan.

Bantuan diserahkan Bupati Bintan Apri Sujadi didampingi Wakil Bupati H Dalmasri Syam, Sekda  Adi Prihantara MM serta Ketua TP PKK Deby Maryanti usai pelaksanaan Sarasehan Petani di Balai Benih Kabupaten (BBK) Jl.Kijang, Km.18, Kijang, Kec Bintan Timur, Rabu (10/10) siang. 

Bantuan antara lain berupa 1 unit traktor roda empat, 9 unit cultivator, 3000 ekor ayam buras, 6 ton pakan ternak, 21 ekor sapi limosin , 43 ekor kambing , pupuk organik/anorganik, bantuan irigasi air tanah dangkal serta kebutuhan petani lainnya. 

Dalam sambutannya, Apri Sujadi meminta para petani untuk mampu memanfaatkan bantuan yang diserahkan dengan sebaik-baiknya untuk memajukan kesejahteraan petani. 

"Kita meminta agar para petani mampu memanfaatkan bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah. Manfaatkan bantuan yang diserahkan dengan sebaik-baiknya bagi peningkatan kesejahteraan petani " ujar Apri.

Selain itu dirinya juga meminta agar dengan diselenggarakannya agenda Sarasehan Petani, hendaknya para petani bersama-sama pemerintah mampu saling memahami keadaan dan masalah yang dihadapi oleh para petani. Dimana, hasil dari temu sarasehan nantinya dapat mensinergikan penyusunan rencana kerja, mewujudkan hubungan timbal balik antara kelompok tani dan pemerintah, serta mendukung dan mensingkronkan visi misi pemerintah. 

"Sarasehan ini kita harapkan, suatu kemajuan bagi sinergitas program petani dan visi misi pemerintah sehingga bisa mewujudkan kesejahteraan bagi para petani " ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bintan Supriyono menuturkan bahwa Sarasehan Petani menjadi agenda rutin yang terus diselenggarakan oleh pemerintah daerah. 

Sarasehan petani juga dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk lebih meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan peran serta kelembagaan petani dalam menyukseskan pembangunan pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan. 

"Sarasehan ini juga kita manfaatkan bagi penguatan kelembagaan bagi kelompok petani , hal ini diperlukan bagi perwujudan petani yang mandiri. Dimana prinsipnya, bila seluruh petani kompak, maka seluruh petani bisa maju dan berkembang " tutupnya. (Andri/Rls)





Berita Terkait
Lihat Semua