Naknoda Speedboat Sempat Terjun Ke Laut, Lanal Batam Amankan 2.358 Unit Ponsel Selundupan
09 Oktober 2018
Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan (tengah) bersama barang bukti hp seludupan saat menggelar konfrensi pers di Batam, Senin (9/10/2018). (Foto: Hadi)
INILAHKEPRI, BATAM - Tim F1QR Lanal Batam bersama Patkamla Sea Rider 2 berhasil mengamankan 2.358 unit handphone berbagai merk yang akan diseludupkan keluar Batam.

Ribuan hp berbagai merk itu diamankan dari sebuah speedboat di Perairan Pulau Dangsi Kec. Sagulung, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (7/10/2018) dini hari kemarin.

Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan menjelaskan, penangkapan berawal adanya aktivitas speedboat tanpa nama yang diduga membawa barang-barang ilegal di Sungai Pengabu (Putri Hijau) Sagulung Batam.

"Dari informasi tersebut, personel melakukan patroli dan akhirnya berhasil mengamankan speedboat tersebut," kata Iwan, di Batam, Senin.

Iwan mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, ribuan ponsel ilegal tersebut diantaranya bermerk Iphone, Xiaomi, Vivo, Oppo, Sony Experia dan Advan.

"Ponsel ini akan diselundupkan keluar Batam," jelas Iwan.

Lebih jauh Iwan mengaku proses penangkapan terbilang sulit. Dalam pengejaran, nakhoda speedboat membawa hp seludupan tersebut sempat melompat ke bakau-bakau untuk melarikan diri.

"Sekitar pukul 00.05 WIB Tim berhasil mengamankan satu SB, dilanjutkan melaksanakan pemeriksaan. Namun Nakhoda SB mencoba melarikan diri dengan melompat ke bakau-bakau," ujarnya.

"Saat ini barang bukti beserta pelaku sudah diamankan dan selanjutnya Tim F1QR Lanal Batam akan melaksanakan pengembangan terhadap pemilik SB dan pemilik barang," kata Iwan menambahkan. (Hadi)




Berita Terkait
Lihat Semua