Butuh Dana Untuk Kuliah Adik, Warga Jambi Seludupkan 1 Kg Sabu
02 Oktober 2018
Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam Susila Brata (dua dari kiri) menunjukkan barang bukti sabu-sabu yang akan diseludupkan tersangka ke Provinsi Jambi, Selasa (2/10/2018). (Foto: Hadi)
INILAHKEPRI, BATAM - Seorang pria asal Jambi, Irawan Saputra (37) ditangkap setelah didapati berupaya menyeludupkan 1 kg sabu-sabu.

Irawan dibekuk Patroli Laut Bea dan Cukai (BC) Batam saat sedang berada di atas kapal KM Rizki Jaya I di sekitar Perairan Tanjung Piayu, Batam, Senin (1/10/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. 

Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam Susila Brata menjelaskan, penangkapan berawal dari kecurigaan Patroli Laut BC Batam yang menemukan kejanggalan dari dokumen yang diserahkan, yakni terdapat 2 orang penumpang yang tidak termasuk dalam dokumen pelayaran kapal tersebut.

"Saat dilakukan pemeriksaan, personel BC Batam menemukan satu paket besar methampetamine atau sabu yang dikemas dalam kemasan teh cina dan disimpan dalam tas milik Irawan," ungkap Susila.

Selasa (2/10/2018), Irawan berikut barang bukti sabu-sabu diserahkan BC kepada BNNP Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ditemui di Dermaga Kementrian Keuangan RI Direktorat Jenderal Bea dan Cukai KPU BC Tipe B Batam di Tanjung Uncang, Batam Irawan mengakui perbutannya. Menurutnya, hal itu dia lakukan karena terdesak biaya untuk kuliah adiknya.

Rencananya dia akan medapat upah Rp6 juta jika berhasil membawa sabu-sabu tersebut ke Jambi. 

"Makanya saat saya disuruh terbang dari Jambi ke Batam untuk mengambil sabu 1 kg ini, saya mau saja," jelasnya.

Dirinya mengaku tidak mengetahui pemilik yang menurutnya dia ambil dari seseorang di salah satu hotel yang ada di Batam.

"Tidak tahu siapa orangnya. Yang jelas, sampai Jambi barang akan saya serahkan kepada UD," ungkapnya. (Hadi)




Berita Terkait
Lihat Semua