Polda Kepri Diminta Segera Ungkap Pelaku Pencurian Plat Baja Jembatan Dompak
01 Oktober 2018
Andi Asrul. (Foto: Andri)
 INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG -Kuasa Hukum Pemerintah Provinsi Kepri, Andi Asrul SH meyakini hilangnya plat baja di Dompak disebabkan tindakan pencurian. Andi berharap Kapolda Kepri menjadikan kasus ini atensi agar pelakunya dapat segera ditangkap.

"Ini (plat baja) milik Pemda dan berada di lokasi pekerjaan. Salah jika ini bukan dikatakan pencurian. Masak barang berton-ton tidak bertuan," tegas Andi di Tanjungpinang Senin (1/10/2018) siang.

Kepemilikan plat baja itu disebut Andi dapat dibuktikan dengan dokumen pembelian berupa kontrak kerja, kuitansi dan berita acara. 

"Jadi jelaslah tidak benar jika itu barang tidak bertuan," tegasnya lagi.

Terkait ini, Andi berharap Kapolda Kepri memimpin langsung penyelidikan, mengingat kasus ini telah menjadi atensi publik dan dikait dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun.   

"Silahkan buktikan siapa saja yang menjual, termasuk jika ada keterlibatan orang dalam.," ujar Andi.


"Polisi harus bergerak cepat. Apalagi peristiwanya telah terang benderang, sudah diketahui umum. Jangan sampai pelakunya melarikan diri, menghilangkan bukti atau mempengaruhi saksi-saksi," tegasnya lagi.

Andi Asrul berharap penyidik Polda Kepri profesional dan transparan dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus ini.

Diketahui sebelumnya, terkait hilangnya plat baja sisa pembangunan Jembatan Dompak ini telah dilaporkan Dinas PUPR Kepri ke Polda Kepri. 

Kepala Dinas PUPR Kepri Abu Bakar, beserta Kepala Inspektorat dan staf dinas PU pun telah dimintai keterangannya oleh Penyidik Polda sebagai saksi pada Jumat lalu. Pemeriksaan juga telah dilakukan terhadap pihak PT Nindia Karya. 

Andi meyakini Polda Kepri akan profesional menangani kasus ini. Dia menampik adanya pendapat jika ada upaya kasus ini dipetieskan.

"Jika ada indikasi ke arah itu, maka saya akan mengirimkan surat ke Kapolri, Irwasum dan Kompolnas," tegasnya. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua