3 Pasangan Digrebek Anggota Kodim 0315/Bintan Saat Sedang Pesta Sabu
26 September 2018
Komandan Kodim 0315/Bintan, Letnan Kolonel Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa didampingi Wakapolres Tanjungpinang Kompol I Gede Ngurah Joni Mahardika saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (26/9/2018). (Foto: IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Tiga pria berinisial TM (30), JH (37), dan JS (43), digrebek personel Kodim 0315/Bintan saat sedang pesta sabu-sabu dengan 3 wanita di sebuah rumah kos di Jalan Sultan Sulaiman, Lorong Natuna, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Ketika digrebek Minggu (23/9/2018) sekitar pukul 02.45 WIB itu, ketiga pria yang diketahui bermata pencarian sebagai nelayan ini sedang ditemani tiga wanita yang merupakan pasangan mereka. Ketiga wanita itu SN (25), ST (30) dan DW (36). 

Komandan Kodim 0315/Bintan, Letnan Kolonel Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa menjelaskan, penggerebekan tersebut didasari adanya laporan warga kepada petugas Bhabinsa. 

"Dari informasi ini anggota kami melaporkan kepada Danramil yang selanjutnya langsung melakukan penggrebekan," jelas Putu Wijangsa didampingi Wakapolres Tanjungpinang Kompol I Gede Ngurah Joni Mahardika saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (26/9/2018).

Saat digrebek, ketiga pasangan ini tidak berkutik. Terlebih personel TNI AD yang melakukan penggerebekan menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya atu paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus dengan plastik bening dengan berat 0,29 gram, alat hisap sabu-sabu, satu bundel kantong plastik bening dalam kotak rokok, serta bukti transfer yang diduga sebagai transaksi pembelian narkoba.

"Setelah digrebek, mereka langsung diamankan ke Makoramil," tambah Putu Wijangsa.

Rabu siang, Keenam tersangka pengguna narkoba ini diserahkan Dandim 0315/ Bintan kepada Polres Tanjungpinang untuk diproses hukum lebih lanjut. 

JS dan DW dijerat melanggar pasal 112 ayat 1 Juncto pasal 132 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 4 tahun penjara, sedangkan tersangka TM, JH, SN, dan ST melanggar Pasal 114 ayat 1 Juncto Pasal 132 ayat (1) Juncto Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

"Saya sangat menyangkan masih ada masyarakat yang masih saja menggunakan narkoba yang merupakan musuh negara ini," ujar Putu Wijangsa.

Ia menegaskan permasalahan narkoba juga menjadi konsen pihaknya untuk mendukung pihak kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba. (Andri) 





Berita Terkait
Lihat Semua