Janda Pengedar Sabu-Sabu Terancam Hukuman Mati
21 September 2018
DS, bersama tersangka pengedar dan pengguna narkoba diamankan jajaran Sat Narkoba Polres Tanjungpinang. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Seorang ibu rumah tangga berstatus janda, DS (39) dan seorang pria berinisial SW (37) terancam hukuman mati setelah didapati menggunakan sekaligus mengedarkan narkotika jenis sabu seberat 29,85 gram.

Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali,  Jumat (21/9) menjelaskan, SW dibekuk di rumahnya Jalan Puncak Indah, Gang Puncak, Kamboja Tanjungpinang Barat, sekitar pukul 02.45 WIB, Minggu (16/9/2018).

Saat itu anggotanya menemukan, 2 buah paket diduga Narkotika jenis Sabu seberat 29,75 gram, 1 unit hanphone Samsung warnah Putih untuk berkomunikasi dengan pelanggan, 1 buah kotak plastik warnah Bening, 1 buah kantong plastik, 1 buah timbangan digital warnah Merah, seperangkat alat isap Sabu, 1 buah ATM BCA digunakan untuk bertransaksi pembelian sabu, 1 buah buku tabungan bank Swasta diduga untuk menampung uang penjualan.

"Satu kali transfer dengan nilai uang bervariasi setiap hari rata-rata Rp3-4 Juta dalam lima kali transaksi. Dengan jumlah Sabu seberat 25 gram harganya sekitar Rp20 Juta. Apabila sudah cukup maka barangnya di antar DS," katanya.

Tersangka SW melanggar Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun, dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimal Rp10 Miliar ditambah sepertiganya.

Sedangkan DS digrebek pada Selasa 18 September 2018 sekira pukul 00.30 WIB, di Jalan Srimulyo Gang Kelinci, Tanjungpinang Barat. Alamat rumahnya, Jalan Bukit Cermin, Tanjungpinang Barat.

Dengan barang bukti ditemukan saat penggeledahan di rumah DS, 1 paket sabu seberat 0,10 gram yang sedang digunakan oleh tersangka, seperangkat alat isap Bong, 1 unit Handphone yang digunakan untuk berkomunikasi dengan saudara SW, 1 buah kartu ATM BNI, 1 buah buku tabungan, 1 unit motor yang digunakan untuk mengantar Sabu terhadap saudara SW.

DS melanggar Pasal  114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumanya sama dengan saudara SW diancam pidana mati atau penjara seumur hidup.

Ditambah tersangka seorang laki-laki DA (36) digerebek di Jalan Ir Juanda, Kota Tanjungpinang pada Minggu 16 September 2018 sekira pukul 22.30 WIB. Pelaku saat itu sedang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warnah Hitam.

Dengan barang bukti, 2 paket diduga Narkotika jenis Sabu seberat 0,26 gram. Dengan alat transaksi 1 unit hanphone Nokia warnah Merah , seperangkat alat hisap Bong , sebungkus rokok merek Strong, 1 buah gunting stanelis, 1 unit sepeda motor Yamaha untuk menjemput barang.

Pasal yang dilanggar 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009. Ancaman pidana seumur hidup atau pidana kurungan 20 tahun, dan atau pidana paling sedikit 6 tahun dan denda 10 Miliar.

"Kategorinya dia membeli barang dari seseorang yang sedang kita kembangkan. Indikasi sementara konsumsi sendiri," jelasnya.

"Saat ini kita masih terus melakukan pengembangan," pungkasnya. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua