Dua Predator Anak di Tanjungpinang Dibekuk Polisi
08 September 2018
CY dan AS, pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur di Mapolsek Bukit Bestari, Sabtu (8/9/2018). (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dua pria mengidap orientasi seksual terhadap anak, atau disebut pedofila, dibekuk jajaran Mapolsek Bukit Bestari, Polres Tanjungpinang. Kedua pelaku As (38) dan CY (25), terungkap melakukan tindakan sodomi terhadap para korbannya.

Kapores Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Sabtu (8/9/2018) menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan, mendalami perbuatan pelaku terhadap korbannya, baik anak laki-laki maupun perempuan.

"Keduanya saling kenal. Saya anggap mereka predator. Mereka mencari dan memanfaatkan anak-anak yang butuh perhatian," kata Ucok Lasdin dalam konfrensi pers digelar di Mapolsek Bukit Bestari.

Terungkap, aksi bejat kedua pelaku ini dilakukan di kamar kontrakan mereka. AS di Gang Gatra, Sei Jang, sedangkan CY di Gang Perapat, Tanjungunggat. 

Dalam keterangannya kepada polisi, korban yang masih berstatus sebagai pelajar mengaku disodomi AS. Perbuatan pertama berlangsung saat tengah malam, ketika korban bertandang ke kamar kontrakannya. Korban juga mengaku AS telah melakukan perbuatan oral terhadap dirinya pada waktu yang berbeda.

Berbeda dengan AS, CY justru memanfaatkan kondisi ketika korbannya dalam keadaan tak sadar karena terpengaruh minuman keras. Korban yang juga masih berstatus pelajar dia ajak menenggak minuman keras.  Saat korban mabuk itulah CY kemudian melancarkan aksinya mensodomi korbannya.

Sejauh ini, kata Kapolres, korban kebejatan kedua pelaku berjumlah 4 orang remaja di bawah umur. Pihaknya masih mendalami apakah masih ada korban lain.

Dalam kasus ini, polisi menjerat AS dan CY dengan pasal 28 Ayat (1) UU Republik Indonesia No 17 tahun 2016 tentang Peraturan Penetapan Pemerintah No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI 35 tahun 2003 tentang perlindungan anak telah menjadi UU. Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 15 tahun.


Memanjakan Korban Dengan Sejumlah Uang

Dalam aksinya, terang Kapores, kedua pelaku memanfaatkan kondisi kejiwaan korban yang labil dan diduga juga merasa kurang mendapat perhatian keluarga.

Kepada korban, para pelaku memanjakannya dengan memberikan sejumlah uang. 

"Korban juga mereka belikan rokok dan minuman keras," ungkap Kapolres.

"Dengan cara ini, korban merasa betah lalu pelaku dengan leluasa memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksinya," tambah Ucok. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua