Femi Terharu Terima Santunan BPJSTK Rp182 Juta
05 September 2018
Femi terlihat terharu setelah menerima santunan BPJSTK diserahkan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Rabu (5/9/2018). (Foto: Hadi)
INILAHKEPRI, BATAM - Femi Toriswati terharu menerima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp182 juta dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Cabang  Nagoya, Batam, Rabu (5/9/2018).

Dia tak menyangka menerima santunan sebesar itu setelah suaminya Humam Kanafi wafat dalam sebuah kecelakaan kerja.

Almarhun Humam Kanafi tercatat sebagai anggota BPJS Naker Batam Nagoya yang bekerja di Perusahaan pelayaran kapal tugboat.

"Saya benar-benar kaget. Tak bisa berkata apa-apa. Meski suami saya pergi untuk selama-lamanya, tapi dia tetap bisa membantu saya untuk menyekolahkan anak-anaknya," kata Femi yang memiliki dua anak buah pernikahannya dengan Humam.

Dia berharap uang itu akan dapat mewujudkan keinginan Humam yang menginginkan anak mereka bersekolah hingga perguruan tinggi.

Uang santunan kepada Femi ini  diserahkan Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad bertepatan Hari Pelanggan Nasional di kantor pelayanan BPJSTK Batam Nagoya. 

Amsakar menyampaikan bela sungkawa, berharap santunan itu bisa meringankan Femi dalam menafkahi keluarga. 

Dalam kesempatan ini, Amsakar mengapresiasi program BPJSTK yang peduli dan konsisten untuk memberikan perlindungan terhadap para pekerja dan keluarga pekerja saat mengalami musibah seperti ini.

Kepala Kantor BPJSTK Batam Nagoya, Batam, Surya Rizal menjelaskan, santunan JKK dan JHT sebesar Rp182 juta tersebut terdiri jumlah saldo dan hasil pengembangan JHT, ditambah dengan jumlah manfaat JKK sebesar 48 kali dari upah yang dilaporkan.

"Dengan adanya manfaat program BPJSTK ini diharapkan bisa meringankan beban serta membantu sektor perkekonomian keluarga yang ditinggalkan untuk melanjutkan kehidupannya," kata Surya menambahkan.

Data BPJSTK Batam, sampai Agustus 2018, terdapat sebanyak 5.707 Perusahaan dan 92.260 pekerja yang telah menjadi peserta BPJSTK Batam Nagoya. Dari jumlah itu, sebanyak 67.248 pekerja berasal dari sektor penerima upah (formal) dan 25.012 pekerja dari sektor  bukan penerima upah (informal).

Sedangkan untuk pembayaran klaim, hingga Agutus 2018, BPJSTK telah membayarkan total Rp 217.816.681.401 untuk 19.952 kasus klaim yang terdiri dari Rp15.669.381.694 untuk pembayaran 2.782  klaim kecelakaan kerja, Rp199.601.159.662 untuk pembayaran 16.564  klaim Jaminan Hari Tua, Rp 2.088.000.000 untuk pembayaran 97 klaim Kematian dan Rp 458.140.045 untuk pembayaran 509 klaim Pensiun. (Hadi)




Berita Terkait
Lihat Semua