Menurut Polisi, Andi Apek Bunuh Diri Karena Tak Tahan Mengidap Penyakit Menahun
04 September 2018
Jenazah Andi Apek saat dievakuasi, Selasa (4/8/2018). Menurut polisi, pemilik usaha Kedai Kopi Beranda ini nekat bunuh diri karena tak tahan atas penyakit menahun yang diidapnya. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kapolsek Tanjungpinang Timur Polres Tanjungpinang, AKP Hendrial menerangkan latar belakang kenekatan Andi Jufianzah atau dikenal Andi Apek (33) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Menurut Hendrial, dari keterangan saksi yang diperoleh, Andi Apek nekat bunuh diri karena tak tahan menderita atas penyakit menahun yang diidapnya.

"Dari keterangan saksi, korban ini sering mengeluh sakit perut, penyakit menahun gitu," ucap Hendrial usai melakukan evakuasi korban di pintu masuk kedai Kopi Beranda didampingi sejumlah anggotanya dan anggota Polres Tanjungpinang.

Gantung Diri Dengan Kabel Antena

Hendrial menjelaskan, korban terlihat dalam posisi tergantung di ruang kedai kopi lantai bawah dengan menggunakan kabel antena televisi warnah hitam, diikat di tempat proyektor mini, ditambah galon air mineral 19 liter berwanah biru sebagai pijakan dan pisau kater untuk memotong kabel.

Andi Apek ditemukan tak bernyawa di tempat usahnya di Jalan DI Panjaitan, KM 9, Bintan Center Tanjungpinang, Selasa (4/9/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Sementara belum ada tanda-tanda kekerasan," tuturnya.

Lanjut Hendrial mengatakan, korban tinggal bersama istri, anak dan keponakanya di tempat usahanya.

"Korban telah dievakuasi ke mobil Jenazah untuk dilakukan visum," pungkasnya.

Pantauan di TKP, istri dan anaknya tampak shok melihat Andi yang telah meninggalkan mereka. Tak hanya itu keluarga dan kerabat dekat merasa heran atas meninggalnya korban. Pasalnya beberapa hari belakangan Andi masih terlihat sehat tanpa ada beban sedikitpun dan tidak memiliki masalah baik dilingkungan keluarga maupun pihak lain.

Informasi di lapangan, korban bergabung dengan komunitas vespa Tanjungpinang dan juga pengurus salah satu partai di tingkat Kota Tanjungpinang. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua