Pemilik 700 Dus Mikol Tangkapan Kodim 0315/Bintan Divonis Denda Rp60 Juta
03 September 2018
Humas PN Tanjungpinang yang juga Hakim Ketua kasus kepemilikan 700 dus miko, Santonius. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG -  Rudy Parman alias Ahong pemilik 700 kardus minuman beralkohol (mikol) ilegal tangkapan Komando Distrik Militer (Kodim) O315/Bintan divonis tergolong rendah. 

Pengadilan Negeri Tanjungpinang menjatuhkan vonis berupa bayar denda Rp60 juta subsider 10 bulan dalam sidang digelar pekan lalu. Dia dinyatakan terbukti berasalah melanggar Pasal 106 tentang tindak pidana perdagangan. 

Vonis dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan JPU berupa bayar denda Rp75 juta subsider 1 tahun kurungan. 

Padahal dalam kasus ini, terdakwa yang melanggar pasal dalam undang-undang ini dapat dijerat denda Rp10 milyar atau pidana penjara empat tahun. 

Sebagai informasi, dalam kegiatannya Ahong berpotensi merugikan negara  sebesar Rp7 milyar.

Humas PN Tanjungpinang yang juga Hakim Ketua dalam kasus ini, Santonius menjelaskan, putusan dijatuhkan tersebut telah melalui pertimbangan matang.

"Putusan didasarkan fakta-fakta dalam persidangan," kata Santonius di PN Tanjungpinang, Senin (3/9/2018).

Santonius menambahkan, untuk barang bukti berupa 700 kardus mikol berbagai merk, dirampas untuk kemudian dimusnahkan. 

Mikol diantaranya bermerk Jack Daniel, Draytone Family Wine, Hokaido Wein, Gordon, Falmira Wein, Drayton, Nusa Cana, Cointreau, Macallan, Havana Club, Jim Beam, Gordon, Chivas Regal, Kahlva dan Jageirmerter.

Sebagaimana diketahui,  700 kardus mikol ilegal tersebut diamankan Kodim 0315/Bintan dari salah satu gudang di Km 7, DI Panjaitan, Tanjungpinang, 18 September 2017. (Andri





Berita Terkait
Lihat Semua