Pemakai Narkoba Teriaki Anggota Kodim Perampok Saat Akan Ditangkap
10 Agustus 2018
Empat tersangka pemakai narkoba diamankan jajaran Kodim 0315/Bintan. Salah seorang tersangka sempat meneriaki personel Kodim yang akan menangkapnya sebagai perampok. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Salah seorang tersangka pemakai narkoba meneriaki personel TNI AD dengan kata perampok saat akan ditangkap pada Rabu (8/8/2018) malam.

"Maksudnya supaya mengundang warga datang. Upaya untuk mencoba menggagalkan upaya kami untuk menangkapnya," terang Komandan Kodim 0315/Bintan Letkol (Inf) I Gede Bagus Putu Wijangsa, Jumat (10/8/2018) 

Tersangka dimaksud diketahui bernama Jolly Rudianto, 37 tahun. Saat itu Kamis (9/8/2018) dinihari. 

"Tapi untunglah personel kami di lapangan bisa mengatasi ini, sehingga dia bisa diringkus," kata Dandim lagi.

Selain diteriaki maling, dalam upaya pengungkapan pengguna narkoba jenis sabu-sabu ini, lanjut Letkol (Inf) I Gede, salah seorang tersangka lainnya bahkan mencoba menyuap pihaknya supaya dilepas.

"Dari mereka ada yang mencoba mengiming-imingi kami dengan uang ratusan juta. Tujuannya itu tadi, supaya dilepas. Yang mencoba menyuap itu bernama Tjong Kiang," tegas Dandim.

Dandim menjelaskan, pengungkapan tersangka pengguna narkoba ini diawali dari ditangkapnya pria bernama Zaldian, warga Tanjungunggat. Dia ditangkap di kediamannya beberapa saat setelah menghisap sabu-sabu.

Dari pengembangan dilakukan, personel Kodim 0315/Bintan kemudian menangkap Jolly, kemudian disusul Tjong Kiang (60) dan Tjhun Siang (63).

"Ketiganya warga Rawasari. Mereka saling berkaitan dan ditangkap secara terpisah," sebut Dandim lagi.

"Barang bukti yang diamankan berupa alat hisap, dua paket sabu-sabu (0,85 dan 0,89 gram), hp, dan sejumlah uang," lanjutnya.

Menurut Dandim, tiga dari empat tersangka yang diamankan ini merupakan residivis kasus yang sama.

Pihaknya mengaku, pengungkapan kasus ini tidak lepas dari komitmen Kodim dalam memberantas narkoba.

"Bekerjasama dengan BNN maupun kepolisian, kami sangat mendukung dan memberikan sokongan untuk membersihkan wilayah kita dari penggunaan narkoba yang merupakan musuh negara, perusak generasi muda dan sendi negara," papar Dandim.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, Kodim 0315/Bintan menyerahkan kasus ini kepada BNN Tanjungpinang. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua