Pencak Silat Akan Jadi Ekskul Wajib di Sekolah
09 Agustus 2018
Ketua IPSI Kepri, Huzrin Hood menandatangani berkas kepengurusan IPSI Kepri periode 2018-2022. Huzrin terpilih kembali memimpin IPSI Kepri dan mewacanakan olahraga pencak silat menjadi ekskul wajib di sekolah yang ada di Kepri. (Foto: Oma)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia Pusat Muhammad Taufiq, secara resmi melantik Pengurus IPSI Provinsi Kepri periode 2018-2022, di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang. Kamis (9/8).

Adalah Huzrin Hood, yang kembali dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus IPSI Provinsi Kepri selama 4 tahun ke depan.

Dalam kesempatan ini, turut dilakukan penandatanganan MoU antara IPSI dengan Dinas pendidikan dan Gerakan Pramuka Provinsi Kepri, terkait program pencak silat sebagai ekstrakulikuler wajib di sekolah-sekolah Se-Kepulauan Riau.

"Kita sudah membentuk tim khusus untuk bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Gerakan Pramuka, agar ekskul seni bela diri asli melayu ini segera aktif di tiap-tiap sekolah," kata Huzrin saat menyampaikan sambutannya.

Di tempat sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Tengku Said Arif Fadillah menyambut baik kerjasama yang dibangun oleh ketiga pihak tersebut, dalam memasyarakatkan silat di bumi Melayu kepri.

"Pencak silat bisa mendidik anak-anak kita bersih dari koruptor sekaligus dapat membentuk pribadi yang tegar dan tidak gentar menghadapi persoalan. Jika pemuda menggemari pencak silat artinya mereka bangga akan budaya bangsa Indonesia," tutur Arif. (Oma)




Berita Terkait
Lihat Semua