Fakta Baru Dari Kasus Pembunuhan Supartini
03 Agustus 2018
Nasrun DJ, ketika memeragakan cara menghabisi nyawa Supartini dalam rekonstruksi digelar Polres Tanjungpinang, Jumat (3/8/2018). Ada sejumlah fakta baru terungkap dalam rekonstruksi tersebut. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepolisian Resor Tanjungpinang, Jumat (3/8/2018) menggelar rekonstruksi pembunuhan Supartini. 

Ada fakta baru dipaparkan dalam proses rekonstruksi yang dikawal ketat polisi bersenjata ini. Bahwa saat menganiaya Supartini, Nasrun menggunakan bantal sebagai alas saat menghantamkan kayu ke kepala janda beranak satu itu.

"Itu diakui tersangka supaya darah korban tidak memercik dan menggenang di tanah. Supaya TKP bersih," ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno di sela rekonstruksi berlangsungsung.

Selain itu, kata Dwihatmoko, fakta baru lainnya bahwa Nasrun membuang bantal penuh darah itu di sekitar tanah lapang tak jauh dari Hotel Aston.

"Bantalnya memang penuh darah korban. Bantal itu dibuang tersangka menuju pulang ke rumahnya," tambah Dwihatmoko.

Rekonstruksi pembunuhan terjadi pada Jumat (13/7/2018) lalu itu direka ulang oleh polisi mulai Jumat (3/8/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Rekonstruksi dimulai dari pertemuan keduanya di VIP Kafe di Jalan Bakar Batu, kemudian dilanjutkan ke kawasan perkebunan Jalan Ganet (tak jauh dari tempat pembuangan sampah).

Ada sedikitnya 41 adegan diperagakan Nasrun yang manajer sebuah perusahaan properti ternama di Tanjungpinang ini. 

Mulai dari dia memarkirkan mobil, mengambil kayu yang dia pergunakan untuk memukul kepala dan wajah Supartini, hingga membungkus dengan karung dan akhirnya membuang jenazah Supartini ke Sungai di bawah Jembatan Wacopek.

Menurut Kasar Reskrim AKP Dwihatmoko, tidak ada yang berubah dari keterangan Nasrun sebelumnya. Bahwa Nasrun yang didampingi tim kuasa hukumnya mengakui membunuh atas permintaan Supartini yang malu atas kehamilannya.

Rekonstruksi ini turut disaksikan puluhan warga yang ingin mengetahui bagaimana cara Nasrun menghabisi Supartini. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua