Jamil Ditemukan Tewas Dengan Mulut Mengeluarkan Busa dan Sisa Makanan
03 Agustus 2018
Jenazah Jamil saat dievakuasi petugas Polsek Tanjungpinang Timur, Jumat (3/8/2018). Jamil ditemukan tewas di kamar kosnya di Perumahan Indo Nusa, Km 8 Tanjungpinang. Mulutnya mengeluarkan busa dan sisa makanan. (Foto: Istimewa/Polsek Tanjungpinang Timur)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Seorang penghuni kos di Perumahan Indo Nusa, KM 8 Tanjungpinang ditemukan tak bernyawa, Jumat (3/8/2018) pagi, dengan mulut mengeluarkan busa dan sisa makanan.

Tewasnya pria diketahui bernama Muhammad Jamil, 41 tahun ini menghebohkan warga sekitar. 

Kepala Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang, Ipda Yustinus Halawa menjelaskan, saat itu Jamil diketahui sedang tinggal seorang diri.

"Sebelumnya tinggal sama istrinya . Tapi dua hari lalu istrinya pulang kampung," jelasnya.

Jamil diketahui wafat sekitar pukul 09.30 WIB. Adalah tetangganya, Nitawati yang kali pertama menemukan. Saat itu, Nita yang hendak meminjam sepeda motor, terkejut melihat Jamil terkapar di ruang tamu.

"Waktu itu saksi (Nitawati) mau pinjam motor. Waktu ketuk pintu, ternyata pintu terbuka, tak dikunci. Waktu itulah saksi lihat korban sudah terkapar," papar Ipda Yustinus.

Posisinya terlentang dengan mulut mengeluarkan sisa makanan berupa nasi dan busa.

"Belum tahu apa penyebabnya. Untuk pastinya, kami akan melakukan visum terhadap korban," ungkap Ipda Yustinus.

"Dari penyelidikan awal, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan," tambahnya.

Setelah diidentifikasi, jenazah Muhammad Jamil kemudian dievakuasi ke RSUP Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

Sebelumnya Dalam Kondisi Sehat

Menurut Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, korban terakhir kali dijumpai sehari sebelumnya. 

"Korban dilihat kemarin siang. Kondisinya sehat," ujar Ipda Yustinus.

Muslim, Ketua RW setempat menjelaskan, Jamil diketahui sudah 3 tahun menghuni kamar kos tersebut.

"Cuma saja sepengetahuan kami almarhum kurang bersosialisasi," ungkapnya.

Muslim menjelaskan jika pihak keluarga korban sudah mengetahui kejadian ini.

"Kami akan mengurus jenazah," ungkapnya. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua