Terjaring Razia, 11 Pasangan Kumpul Kebo Didenda Rp 600 Ribu
02 Agustus 2018
Sidang ditempat digelar Pengadilan Negeri Batam, Kamis (2/8/2018). Sebanyak 11 pasangan luar nikah yang terjaring razia gabungan ini dihukum denda Rp600 ribu. (Foto: Oma)
INILAHKEPRI, BATAM - Sebanyak sebelas pasangan luar nikah (kumpul kebo) menjalani persidangan di tempat yang dipimpin oleh Hakim Pengadilan Negeri Kota Batam, Jasel, di Kantor Kelurahan Teluk Kering, Kecamatan Batam Kota. Kamis (2/8).

Mereka disidang karena terjaring Operasi Yustisi ( razia) sejumlah kos-kosan di wilayah Kota Batam yang digelar oleh Satpol PP Provinsi Kepri bersama Satpol PP Kota Batam, Aparat TNI-Polri serta Penydik Pegawai Negeri Sipil Se Provinsi Kepulauan Riau. 

Menurut Hakim Jasel, perbuatan kesebelas pasangan tidak sah ini telah melanggar hukum, sebagaimana yang diatur di dalam Peraturan Daerah Kota Batam No 6 Tahun 2002 tentang Ketertiban Sosial di Kota Batam.

"Akibat perbuatan saudara-saudari sekalian, saya hukum membayar denda masing-masing sebesar Rp 600.000 subsider 3 bulan kurungan penjara," kata Jasel saat membacakan putusanya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Provinsi kepri Subandi, mengaku mendukung hukuman yang diberikan Hakim kepada sebelas pasangan tersebut, hal ini sebutnya sebagai upaya efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi.

"Apalagi kumpul kebo ini sangat meresahkan masyarakat serta tidak dibenarkan tinggal di suatu daerah," tegasnya. (Oma)




Berita Terkait
Lihat Semua