DPPU Hang Nadim Beri Bantuan CSR Pemberdayaan Masyarakat Senilai Rp 300 Juta
19 Juli 2018
Penyerahan bantuan CSR pemberdayaan masyarakat oleh DPPU Hang Nadim Batam. (Foto: IST)

INILAHKEPRI, BATAM - Pemberdayaan masyarakat di lingkungan operasi PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I diwujudkan dengan memberikan bantuan ekonomi berbasis usaha kecil dan mikro berbentuk modal usaha.


Selain kegiatan itu, MOR I melalui Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Hang Nadim, Batu Besar Kota Batam juga memberikan pelatihan keterampilan bagi para pemuda produktif serta bantuan alat kesehatan untuk posyandu sebesar Rp 300 juta.


“Bantuan ini merupakan program CSR Desa Berdaya Pertamina DPPU Hang Nadim yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Batu Besar” ungkap OH DPPU Hang Nadim, Sukamto saat melakukan launching Program CSR di Gedung Serbaguna Batu Besar Nongsa, Kamis (19/7).


Dijelaskan Sukamto bahwa Program CSR ini diberikan berupa program pelatihan menyulam, program pemberdayaan kelompok perajin gonggong, Posyandu Sehati dan pelatihan bengkel las listrik yang dilakukan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Batam. 


Sukamto juga mengungkapkan bahwa sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, lingkungan dan masyarakat. 


Dengan menyejahterakan manusia, alam, dan lingkungan, maka Pertamina akan mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.


Bahkan Pertamina mengelola kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang mencakup program Corporate Social Responsibility (CSR), program Bina Lingkungan (BL) dan Program Kemitraan (PK).


Sementara itu, Branch Manager Marketing Kepri, Oos Kosasih mengungkapkan bahwa tujuan strategis program CSR Pertamina adalah meningkatkan reputasi dan kredibilitas Pertamina melalui kegiatan TJSL yang terintegrasi dengan strategi bisnis. Untuk mewujudkan tujuan ini, Pertamina mengimplementasikan strategi-strategi besar.


"Saling memberi manfaat serta berkelanjutan Prioritas wilayah operasi dan daerah terkena dampak Pengembangan energi hijau sebagai tanggung jawab terhadap dampak operasi" sebut Oos Kosasih.


Acara ini juga dihadiri Branch Manager Marketing Kepri, Oos Kosasih, Direktur Politeknik Negeri Batam, Priyono Eko Sanyoto, perwakilan Pemko Batam dan Sekcam. (Andri/Rls)





Berita Terkait
Lihat Semua