Total Pungli PPDB SMPN 10 Batam Capai Rp 274 Juta
20 Juli 2018
Petugas Kepolisian Resor Kota Batam menyusun uang Pungli PPDB SMPN 10 Batam, di Mapolresta Batam, Jumat (20/7). Total uang hasil pungli dikumpulkan mencapai Rp 274 juta. (Foto: Hadi)

INILAHKEPRI, BATAM  - Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Batam berhasil menyita uang   Pungli Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam, Kepri pekan lalu. Total dikumpulkan sebesar Rp 274.330.000.


"Setelah dilakukan penghitungan mulai dari pecahahan Rp 50 ribuan hingga Rp100 ribuan, total uangnya Rp 274.330.000," kata Muji, Jumat (20/7/2018).


Menurut Muji uang tersebut merupakan kumpulan dari ratusan calon orangtua atau wali murid yang memasukan anaknya ke sekolah tersebut.


"Ada 175 an calon orangtua atau wali murid SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam yang melaporkan hal ini ke Polresta Barelang," jelas Ketua Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kota Batam, AKBP Muji Supriyadi. 


Dari pengakua pelaku, lanjutnya, uang tersebut nantinya akan dipergunakan untuk perlengkapan sekolah, mulai dari uang bangku, pakaian sekolah serta perlengkapan lainnya agar calon siswa siswi yang mendapaftar di sekolah tersebut semunaua dapat tertampung.


Menurut Muji, dari ratusan korban, dianyatanya ada yang melakukan pendaftaran secara daring  (online) dan non daring.



Setiap calon orangtua atau wali murid yang hendak mendaftarkan anaknya dikenakan bayaran yang nilainya bervariasi. Mulai dari Rp 1 juta, hingga Rp2,5 juta.


Sebelumnya, Tim Saber Pungli Kota Batam mengamankan Ketua Komite SMP Negeri 10 Sei Panas, Batam sekitar pukul 21.30 WIB, Sabtu (14/7/2019).


Tidak lama berselang, tim juga mengamankan kedua guru honorer, disusul  Wakil Kepala Sekolah, dan terkahir Kepala Sekolah SMPN 10 Sungai Panas.


Wali Kota Batam Rudi bahkan Sudah menegaskan akan mencopot kepala sekolah dan wakil kepala sekolah tersebut. (Hadi)





Berita Terkait
Lihat Semua