Nasrun Sangsi Janin di Rahim Supartini Adalah Anaknya
20 Juli 2018
Tersangka Nasrun. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Meski mengakui membunuh, namun Nasrun (57), menyagsikan jika janin yang dikandung Supartini adalah buah perbuatannya.


Kepada sejumlah wartawan di Mapolres Tanjungpinang, keraguan itu disampaikan Nasrun mengingat Supartini dia ketahui saat juga menjalin hubungan dekat dengan seorang pria yang dia sebut sebagai pacar.


"Apakah benar janin itu dari saya," kata Nasrun, Kamis (19/7).


"Kami tidak pacaran. Saya sanksi (janin) itu dari saya. Karena saya tau dia juga punya cowok," katanya lagi.


Nasrun mengakui jika dirinya  sudah kenal lama dengan Supartini, saat mereka masih bekerja di satu perusahaan properti di Tanjungpinang. Tapi sejauh itu hubungan mereka hanya sebatas teman. Demikian pula hingga saat ajal menjemput Supartini.


"Kami tidak pacaran. Cuma dekat saja. Intinya baru dua bulan terakhir. Hubungan hanya sesaat itu saja," kata dia.


Seperti disampaikan kepada penyidik, kepada wartawan Nasrun mengakui perbuatannya membunuh Supartini. Demikian pula dia mengaku melayat ke kediaman Supartini saat pemakaman.


"Saya melayat sebagai rasa manusiawi. Sebagai bentuk permohonan maaf," kata Nasrun.


Supartini Minta Cepat Dihabisi


Nasrun mengaku jika dirinya mengajukan keinginan meminang Supartini untuk menjawab kekhawatiran atas kehamilannya.


"Tapi dia tidak mau. Dia juga tidak mau hamil karena tak mau menanggung malu sama keluarga," terang Nasrun.


Kepada Nasrun dia minta dibunuh.


"Dia minta dibunuh karena malu, tak mau hamil. Dia ngomong supaya saya membunuhnya dengan cara yang cepat. Jangan lama-lama disiksa supaya cepat mati," ucap Nasrun.


"Saya menyesal. Keluarga saya sudah hancur. Kepada keluarganya saya minta maaf sedalam-dalamnya," tutup Nasrun. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua