Kata Polisi, NS Mengaku Membunuh Supartini Seorang Diri
18 Juli 2018
NS, mengenakan sebo saat berada di kebun tak jauh dari tempat pembuanhan akhir sampah dii kawasan Jalan Ganet, Tanjungpinang. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pasca pengakuan seperti disampaikan sumber di Mapolres Tanjungpinang, NS yang merupakan manajer perusahaan properti ternama di Tanjungpinang ini dibawa ke sejumlah TKP. Salah satunya di kawasan perkebunan tak jauh dari tempat pembuangan sampah di Jalan Ganet, Tanjungpinang Timur.


Di tempat ini NS yang mengenakan sebo dan kedua tangan diborgol, dikawal polisi menyusuri sejumlah titik di areal perkebunan.


Di tempat ini NS terlihat menunjuk tanah yang dimungkinkan tempat dia menghabisi nyawa Supartini, janda beranak satu yang ditemukan mengenaskan di Jembatan Wacopek, Minggu (15/7) pagi.


Kawasan perkebunan dimaksud berada di tepi jalan menuju TPA sampah. Di perkebunan ini terdapat sebuah makam dan rumah permanen berukuran sedang. 


Hingga sore ini, sekitar pukul 17.15, SN masih berada di lokasi. Proses pra rekonstruksi kejadian ini menarik perhatian warga yang terlihat berkerumun di luar pembatas  garis polisi.


Keterangan seorang sumber inilahkepri.com di Mapolres Tanjungpinang, sejauh ini NS mengakui jika pembunuhan itu dilakukan seorang diri. 


"Pengakuannya seperti itu. Tiga orang lain yang diamankan cuma sebagai saksi," tegas sumber tersebut.


Sumber ini pula yang menyatakan jika NS telah membuat pengakuan jika dialah yang menghabisi nyawa Supartini.


Diberitakan sebelumnya, berdasarkan penjelasan sumber yang bertugas di Mapolres Tanjungpinang, 

NS bertemu dengan korban di Restoran VIP Jalan Bakar Batu, Jumat (13/7) malam. Di tempat itu Supartini dibawa menggunakan mobil Toyota Rush milik NS yang kini telah diamankan polisi. Saat itu sekitar jam tujuh malam.


Dari tempat itu, Supartini kemudian dibawa ke kebun milik NS yang terletak di Jalan Ganet lalu dihabisi sebelum kemudian dibuang di Jembatan Wacopek. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua