Misteri Kematian Supartini, Polisi Periksa 13 Saksi, Sepeda Motor Ditemukan di Bakar Batu
16 Juli 2018
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno. (Foto: Andr

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Penyelidikan dilakukan Kepolisian Resor Tanjungpinang terkait kematian Supartini masih dilakukan. Senin (16/1) pagi tadi, polisi menemukan sepeda motor yang digunakan Supartini saat meninggalkan rumahnya di Bukit Cermin Tanjungpinang.


Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno, sepeda motor Honda Astrea Grand milik Supartini ditemukan terparkir di depan Restoran VIP, Jalan Bakar Batu.


"Kondisinya terparkir. Kunci dol," kata Dwihatmoko.


Hingga siang ini, penyidik Sat Reskrim Polres Tanjungpinang telah memintai keterangan 13 orang saksi.


"Saksi yang diperiksa adalah orang-orang dekat sekitar korban," tambahnya.


Diberitakan sebelumnya, jasad Supartini  ditemukan mengapung di bawah Jembatan Wacopek (perbatasan Dompak-Bintan) pada Minggu (15/7/2018) pagi.


Kondisinya sangat mengenaskan. Sebagian tubuh, mulai kepala hingga bagian perut ditutupi karung dan diikat menggunakan tali rafia.


"Saat ini sedang akan dilakukan  diautopsi. Dari situ baru bisa diketahui penyebab kematian korban," ujar Dwihatmoko. (Andri)






Berita Terkait
Lihat Semua