Siapkan Rp 5 M, Pemkab Bintan Kembali Anggarkan Seragam Sekolah Untuk Siswa Baru
16 Juli 2018
Ilustrasi: Siswa baru SMP sederajat di hari pertama sekolah, Senin (16/7/2018). Tahun ini, Pemkab Bintan kembali menganggarkan dana untuk perlengkapan sekolah yang akan dibagikan gratis kepada siswa SD dan SMP sederajat yang ada di Kabupaten Bintan. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, BINTAN -  Pada tahun ajaran baru 2018 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan memberikan perlengkapan seragam sekolah gratis bagi murid baru, baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat.


Hal ini ditegaskan Bupati Bintan Apri Sujadi, Senin (16/7/2018).


"Seperti tahun lalu, tahun ini kita juga akan memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi murid-murid baru," ujarnya.


Terkait ini, Apri meminta kepada orang tua murid untuk dapat menyiapkan ukuran baju dan berkoordinasi ke pihak sekolah agar baju seragam yang diterima sesuai dengan kebutuhan. 


"Siapkan ukuran baju, sepatu dan perlengkapan lain anak-anak serta koordinasikan ke pihak sekolah, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu, ada ukuran yang tidak cocok walaupun nantinya bisa ditukar kembali," ujarnya lagi.


Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk pengadaan bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis sudah disiapkan. Menurutnya, perlengkapan sekolah yang diterima masih seperti tahun-tahun yang lalu. 


"Sama seperti tahun lalu, tahun ini kita juga akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis " ujarnya, Minggu (15/7) pagi. 


Ditambahkannya juga bahwa untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemkab  Bintan sudah menganggarkan sekitar Rp 5 milyar dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018. Diantaranya Rp2,7 milyar untuk murid baru jenjang SD/MI dan Rp 2,3 milyar untuk murid baru jenjang SMP/MTs. 


"Syukur alhamdulillah, bahwa pelaksanaan PPDB tingkat SD dan SMP se Kabupaten Bintan tahun 2018, dapat berjalan dengan sukses, baik yg dilaksanakan secara daring (online), maupun offline," ujar Tamsir.


Pihaknya memastikan seluruh siswa baru SD dan SMP tertampung. Dia mengakui memang ada beberapa sekolah yang daya tampungnya terbatas. Tapi ini dapat diatasi dengan mengarahkan ke sekolah lain yang daya tampungnya masih cukup. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua