Rumah Kawin Kepiting Juarai Lomba TTG Tingkat Provinsi Kepri
13 Juli 2018
Wakil Gubernur Kepri Isdianto menyerahkan hadiah kepada pemenang pertama lomba TTG tingkat Provinsi Kepri di Mall Tanjungpinang City Center, Jumat (13/7) sore. Juara pertama dalam ajang diikuti oleh 30 peserta hasil seleksi dari tujuh kabupaten/kota se Kepri ini dimenangkan Rio Priyadi asal Kabupaten Bintan dengan inovasi berupa rumah kawin kepiting dan konservasi. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG -  Rumah kawin kepiting dan konservasi (rompak) Rio Priady terpilih sebagai juara pertama Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kepulauan Riau.


Karya inventor asal Kabupaten Bintan ini berhasil mengalahkan 29 inovasi TTG lainnya hasil seleksi dari tujuh kabupaten/kota yang ada di Kepri.


Terpilihnya rumah kawin kepiting dan konservasi (rompak) ini setelah dewan juri mengumumkan hasil pemenang pada Jumat (13/7) sore tadi.


Dengan hasil ini, karya Rio Priaady yang mewakili kategori umum berhak mendapat uang pembinaan senilai Rp15 juta sekaligus tiket untuk mengikuti Lomba TTG ke 20 tingkat nasional diselenggarakan di Bali bersama dua pemenang lain yang terpilih dalam tiga besar.


Dalam perlombaan ini, juara kedua diraih perwakilan Poltek Batam dengan inovasi dinamakan Tak Bisa Nyala, inovasi kendaraan bermotor yang menyatukan antara helm dan sepeda motor.


"Jadi sepeda motor tidak bisa menyala jika tidak menggunakan helm yang sudah dirancang khusus," kata dewan juri dari balai pengembangan TTG LIPI yang membacakan pengumuman pemenang.


Setelah Poltek Batam, juara ketiga yang juga berkesempatan mengikuti ajang Lomba TTG tingkat Nasional di Bali diraih SMAN 5 Karimun dengan karya pemanfaatan buah belimbing buluh sebagai pembeku getah karet.


Kemudian disusul SMAN 1 Lingga Utara dengan karya sabun dari limbah Sagu sebagai juara harapan I, SMP Nurul Jannah Natuna dengan inovasi cabe smart sebagai juara harapan II dan terkahir SMAN 2 Tanjungpinang dengan karya pembuatan garam dapur NHCL skala industri.


Lomba TTG yang digelar sejak Rabu (11/7) ini ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepri Isdianto. Dalam sambutanya, Isdianto berharap karya pemenang yang nantinya akan diikutsertakan dalam ajang Lomba TTG tingkat nasional akan kembali terpilih sebagai pemenang.


"Bila perlu prestasinya akan meningkat hingga ajang internasional," ujar Isdianto.


Dia berharap lomba TTG terus digelar sebagai upaya optimalisasi sumber daya alam serta memajukan ekonomi desa, meningkatkan kapabilitas dan partisipasi masyarakat.


"Dengan lomba ini diharapkan masyarakat mendapat informasi mengenai TTG  yang dikembangkan, sehingga  ada transaksi serta pemanfaatan TTG yang dihasilkan," pungkasnya. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua