Pemkab Bintan Fasilitasi Kepengurusan HAKI Bagi Pemenang Lomba TTG Tingkat Provinsi
11 Juli 2018
Kadis PMD Bintan, Ronny Kartika (dua dari kiri), bersama staf dan inovasi TTG berupa cangkul multiguna karya pelajar SMKN 1 Bintan Utara. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kabupaten Bintan mengikutsertakan empat perwakilan dalam ajang Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Kepri. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Pemkab Bintan akan memberikan fasilitas kepengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi peserta yang karyanya terpilih sebagai juara 1 sampai 3.


Demikian disampaikan Kepala Dinas PMD Bintan Ronny Kartika saat mendampingi peserta Lomba TTG Kabupaten Bintan di Tanjungpinang City Center (TCC), Rabu (11/7). 


"Yang karyanya terpilih sebagai juara tiga besar, maka kami akan segera mendaftarkan hak patennya. HAKI-nya akan kami urus. Kami sudah menganggarkan untuk itu," tegas Ronny.


Demikian pula pihaknya berjanji akan memfasilitasi peserta Lomba TTG asal Kabupaten Bintan yang akan dikirim ke Lomba TTG tingkat Nasional yang digelar di Bali.


"Kalau dikirim ke Bali, kami juga akan memfasilitasi," tegas Ronny lagi. 


Hal ini dia sebut sebagai bentuk perhatian Pemkab Bintan terhadap pelaku kreatif. 


"Disamping sebagai bentuk perhatian, kekayaan intelektual yang dihasilkan memang harus dilindungi," pungkasnya.


Untuk diketahui, ajang Lomba TTG tingkat Provinsi Kepri tahun ini diikuti 30 peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota se Kepulauan Riau.


Pemkab Bintan tahun ini mengikutsertakan empat karya inovasi TTG, baik yang dihasilkan oleh kelompok maupun perorangan yang sebelumnya telah dilakukan seleksi.


Keempat inovasi TTG dimaksud yakni 

cangkul multi guna karya pelajar SMKN 1 Bintan Utara, pompa air tanpa listrik karya Wildan Romadhon dan kawan-kawan, pembuatan pupuk kompos dari limbah lamun (ilalang) karya pelajar SMKN 1 Gunung Kijang, serta rumah kawin kepiting dan konservasi (rompak) karya Rio Priady. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua