Gagas Sekolah Pariwisata dan Perhotelan, Gubernur Puji Ansar Ahmad
10 Juli 2018
Gubernur Nurdin Basirun bersama Ansar Ahmad dan sejumlah staf pengajar BTI Senin (9/7). Dalam kesempatan ini, Nurdin memuji Ansar yang telah menggagas berdirinya sekolah pariwisata dan peehotelan. (Foto: Masrun)

INILAHKEPRI, BINTAN - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun memberikan pujian kepada Mantan Bupati Bintan Ansar Ahmad yang telah menggagas dan mendorong terbentuknya sekolah pariwisata. 


Sekolah dimaksud  adalah Yayasan Pendidikan Pariwisata Perhotelan bernama Bintan Tourism Institute (BTI) di Kijang, sejak 2013 hingga saat ini.


Kata Nurdin, BTI saat ini telah melahirkan ratusan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di Kepulauan Riau.


"Kita suportlah, kita ucapkan terima kasih banyak sama Pak Ansar yang mengagas yayasan perhotelan ini. Saat itu masih Bupati Bintan," tutur Nurdin usai memantau fasilitas kampus sekaligus rembuk bersama pihak BTI, Anshar dan OPD serta beberapa anggota DPRD Bintan, Senin (9/7).


Selanjutnya, ia mengucapkan hal serupa kepada pihak Yayasan Pendidikan Kemajuan Rakyat Bintan dan tenaga pendidik kampus BTI yang dia sebut terus konsisten dan komitmen memberikan dedikasinya terhadap daerah khususnya generasi muda di Kepri.


"Maka dari itu kita datang ini, melihat secara langsung dan rapat langsung dengan pihak yayasan, kira-kira langkah apa saja yang diambil kedepanya," paparnya.


Dalam kesempatan itu, Nurdin meminta kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi selaku kepala pemerintahan daerah untuk melanjutkan pembangunan SDM di bidang  pariwisata khususnya perhotelan.


Apalagi kata Nurdin, potensi wisata di Kepri ini, khususnya di Kabupaten Bintan terbuka lebar. Maka dari itu, kita harus menangkap peluang itu dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM).


"Kita tidak berpikir siapa, tapi bagaimana pemerintah hari ini harus melanjutkan itu semua. Biar pembangunan berkelanjutan," imbuhnya.


Staff Akademik BTI, Sapta Priyono menceritakan secara singkat asal usul terbentuknya BTI. Ia menjelaskan pada tahun 2013, awal berdirinya BTI masih bernama Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Bintan. Hal itu dikarenakan ada hubungan kerja sama dengan kampus Sahid di Jakarta.


Nah, pada tahun 2015, nama kampus Sahid Bintan berubah nomenklatur menjadi BTI. Mengingat ada salah satu peraturan pendidikan saat itu bahwa tidak diperbolehkan kampus jarak jauh.


"Untuk menyelamatkan kampus, dirubah lah nama STP Sahid Bintan, menjadi Bintan Tourism Institute," pungkasnya


Pantauan inilahkepri.com turut hadir pada kunjungan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ke BTI diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Muh Dali, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, Kepala Dinkes Bintan Gama.


Tokoh Pembangunan Kabupaten Binta sekaligus mantan Bupati Bintan dua periode, Anshar bersama seorang anggota DPRD Kepri Komisi III, Dewi Kumalasari dan anggota DPRD Bintan Hasriawady, Kapolsek setempat, Camat setempat serta tokoh agama dan masyarakat Kelurhan Kijang. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua