Imigrasi Awasi 37 Wisatawan Amerika di Pulau Lengkang
04 Juli 2018
Wisatawan asal Amerika ketika melaksanakan gotong royong membangun lapangan sepak takraw bersama warga Pulau Lekang. (Foto: IST)

INILAHKEPRI, BATAM - Kantor Imigrasi Kelas II Belakangpadang melakukan pengawasan terhadap 37 wisatawan asal Amerika dan 14 juru bahasa yang melakukan kunjungan ke Pulau Lengkang, Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam.


Kedatangan 14 wisatawan Amerika bersama juru bahasanya ini diketahui 

untuk mengenal budaya Melayu yang ada di pulau perbatasan, salah satunya di Pulau Lengkang. Demikian dijelaskan Kasi Wasdakim Imigrasi Kelas II Belakangpadang Washono, Rabu (4/7/2018).


"Berdasarkan surat pemberitahuan PT Island Connections International melalui Telunas Beach Resort, kegiatan mereka berlangsung sejak 1 Juli 2018 dan berakhir sampai hari ini, Rabu (4/7/2018)," terangnya.


Washono mengakui kegiatan ini bukan sesuatu yang baru di Pulau Langkang. Kegiatan serupa dia sebut bahkan kerap dilaksanakan di sejumlah pulau terdepan dan perbatasan yang ada di Belakang Padang.


Berdasarkan data yang miliki Imigrasi Belakangpadang, lanjut dia, PT Island Connections Internasional melalui Telunas Beach Resort telah melaksanakan kegiatan selama 10 tahun terakhir.


"Ini kegiatan tahunan yang bertujuan memperkenalkan budaya hinterland di wilayah pulau-pulau perbatasan di Kecamatan Belakangpadang mengingat di tempat ini mayoritas merupakan penduduk berbudaya Melayu," tandasnya.


Disamping mengenal budaya, kata Washono, wisatawan tersebut juga  mempelajari gaya hidup bersosialisasi masyarakat Melayu, termasuk kehidupan sehari-hari. Seperti tata cara makan, cita rasa masakan Melayu, kebiasaan rumah tangga masyarakat tradisional, hingga mempelajari tarian serta musik Melayu.


"Mereka mengikuti kegiatan sosial masyarakat setempat. Mulai dari gotong royong, membuat lapangan sepak takraw, hingga melakukan kegiatan kebersihan lingkungan," sebutnya.


"Semua biaya yang dikeluarkan merupakan sumbangan dari para wisatawan tersebut yang nilainya menacapai Rp 6,4 juta," tutupnya. (Hadi)





Berita Terkait
Lihat Semua