Empat Warga Taiwan Terancam Hukuman Mati
04 Juni 2018

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG -  Tersangka Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Ching An dan Hsieh Lai Fu asal warga negara Taiwan terancam hukuman mati karena telah melakukan kejahatan internasional.


Kejahatan mereka lakukan adalah diduga kuat mengedarkan atau menjual Narkotika jenis Shabu seberat 1,037 ton di Indonesia. Jumlah barang haram itu diangkut menggunakan kapal ikan berbendera Singapura bernama Sunrise Glory masuk perairan Indonesia bagian barat.


Mereka ditangkap oleh KRI Sigurot 864 yang dikendalikan Guskamlabar TNI AL, saat berpatroli di perbatasan perairan Indonesia-Singapura dalam rangka Operasi Pamtas Indosin 2018. Tepatnya di Selat Philip Batam pada Rabu (7/2/2018) lalu antara pukul 14.00 Wib.


Kepala BNN RI, Komjen Pol Drs Heru Winarko mengatakan para tersangka pelaku dimungkinkan akan dikenakan sanksi pidana mati.


Hal itu disesuaikan dengan peran yang dilakukan para tersangka ditemukan dalam Pasal 114, Pasal 115, Pasal 118 dan Pasal 119 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


"Keempat orang ini akan dikenakan hukuman mati," tegas Heru kepada sejumlah media nasional maupun lokal.


Ia menambahkan, pihaknya BNN telah berkoordinasi dengan aparat Taiwan telah menemukan lokasi pengerjaan Shabu tersebut. Selain itu BNN Indonesia telah mendalami asal usul mereka masuk ke Indonesia.


"Kurang lebih sebulan yang lalu sudah didapatkan tempat pembuatan ilegal Shabu di sana," ucapnya.


Heru mengatakan, sejauh penyelidikan saat ini, para tersangka tidak ada konektifitas dengan jaringan pengedar asal China.


"Mereka pembuat yang tidak sama atau berbeda dengan yang lain juga. Misalnya seperti membuat kopi, nah kopi berbagai macam jenis," pungkasnya. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua