Otak Pelaku Perompakan Kapal Tanker MT Lee Boo Diamankan di Batam
03 Juni 2018

INILAHKEPRI, BATAM - Tim Gabungan WFQR Lantamal IV Tanjung Pinang dan Lanal Batam mengamankan tiga pria terduga pelaku perampokan kapal tanker MT Lee Boo.


Ketiga terduga masing-masing berinisial A, F, dan N. Mereka dibekuk Jumat (1/6) di Batam, atau selang beberapa jam setelah aksi perampokan berlangsung di Perairan Barat Pulau Aur Malaysia. 


Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, S.E., menjelaskan, penangkapan didasari informasi intelijen dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).


 Tersangka A dan F yang diduga kuat sebagai otak jaringan pelaku perompakan dibekuk sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Nuri No. 07 RT. 004 RW. 002, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam. 


Dari pengembangan dilakukan,  aksi perompakan dilakukan dengan menggunakan Kapal MT Bright bendera Mongolia dengan pemilik Warga Negara Singapura atas nama “OTY” alias Mr JT yang berperan sebagai pendukung dana dalam kegiatan tersebut.


Dari hasil pemeriksaan diketahui A berperan bertugas menyiapkan Kapal MT Bright dan mengatur kesiapan operasional kegiatan perompakan, dengan dukungan dana dari Mr. JT sebesar Rp 40 juta.  Sedangkan F bertugas mengatur pergerakan pelaku perompakan di laut, mencari crew Kapal MT Bright sebanyak 10 orang dan memberikan posisi kapal yang akan dirompak kepada pelaku perompak di laut. 


Dari pemeriksaan juga terungkap jika DN berperan mengenalkan A dan F sekaligus membantu tugas keduanya dalam mengendalikan rencana perompakan kapal. 


Sedangkan sebagai pemberi informasi kapal-kapal dari Singapura yang akan dirompak adalah W, Warga Negara Indonesia berdomisili di Jakarta.


Kronologis Perampokan 

Kronologis aksi perompakan bermula adanya informasi kapal target yang diterima oleh F dari W, bahwa ada kapal-kapal target yang akan dirompak adalah kapal yang keluar dari Singapura mengarah ke Vietnam melalui Perairan Malaysia. 


Sedangkan Kapal MT Bright sudah siaga di Perairan OPL Timur untuk menunggu kapal sasaran. Dalam setiap pergerakan, Kapal MT Bright selalu diarahkan oleh W via Whatsapp terkait dengan nama kapal dan posisi yang akan dirompak, termasuk salah satunya Kapal MT Lee Boo. 


Setiap ada info kapal dari W selalu diteruskan saudara F ke Kapal MT Bright kepada Nakhoda saudara B (WNI). 


Pada saat melakukan aksi terhadap kapal sasaran, ternyata Kapal MT Lee Boo dalam kondisi kosong tanpa muatan dan pelaku belum sempat melarikan diri dan berhasil diamankan oleh APMM (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia) pada Kamis dini hari 1 Juni 2018 waktu Malaysia.


Terkait dengan penangkapan, Tim WFQR melaksanakan penggeledahan di rumah pelaku A di Jalan Nuri No.7 Blok 4 Baloi, Batam dan rumah pelaku DN di Tiban Indah Permai Blok K-1 No. 17, Kelurahan Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam dan berhasil diamankan beberapa barang bukti antara lain handphone, buku tabungan dan catatan lokasi kapal yang dijadikan target perompakan. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua