Pencarian John Cullent Akan Dihentikan di Hari Ketujuh
24 Mei 2018
Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Brigjen (Mar) Bambang Suryo Aji, didampingi Kepala KPP Klas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi, memberikan penjelasan lokasi pencarian Jhon Cullent, WN Australia yang hilang di perairan Bintan. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Luasnya wilayah perairan menjadi kendala dalam upaya pencarian terhadap John Cullent, WN Australia yang tenggelam di Perairan Kijang, Bintan, Sabtu (19/5) lalu. Kendati demikian, upaya pencarian tetap dilakukan BASARNAS hingga esok hari.


"Hari ini memasuki hari keenam. Pencarian akan terus dilakukan. Pencarian akan dilakukan sampai besok. Karena berdasarkan Undang-Undang, pencarian dibatasi sampai hari ketujuh," jelas Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Brigjen (Mar) Bambang Suryo Aji di Tanjungpinang, Kamis (24/5).


Dilanjutkan, BASARNAS Tanjungpinang terus melaksanakan pencarian  terhadap Jhon Cullent. Pencarian terus diperluas menyesuaikan pola angin dan arus.


"Pencarian terjauh sampai ke Perairan Mapur. Tapi masalahnya itu tadi, luasnya wilayah pencarian selalu menjadi kendala dalam setiap kasus man over boat (orang jatuh ke laut) seperti ini," tegas Bambang yang didampingi Kakan Pencarian dan Pertolongan Klas A Tanjungpinang, Budi Cahyadi.


"Kendati demikian, pencarian tetap akan dilakukan sampai besok (hari ketujuh) karena memang prosedurnya seperti itu," tambah Bambang Suryo.


Kepada sejumlah jurnalis di Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Tanjungpinang, Brigjen (Mar) Bambang tidak menyebut kronologis kejadian yang menyebabkan hingga jatuhnya WN Australias berusia 81 tahun itu ke laut.


"Kita tidak sampai melakukan pendalaman bagaimana korban bisa terjatuh. Yang terpenting, saat menerima informasi kejadian, kami bergerak cepat mendatangi TKP dan pencarian walau pada malam hari," tegasnya.


Jhon Cullent, pria berkebangsaan Australia itu dikabarkan terjatuh dari kapal dan tenggelam di sekitar 68 NM arah Tenggara dari Kota Kijang, Bintan, Sabtu (19/5) sekitar pukul 15:30 WIB, saat kapal Sun Princess yang dia tumpangi sedang berlayar dari Australia menuju Portklang Malaysia. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua