Mahasiswa Minta Pelabuhan Kargo di Moro Diaktifkan
13 Mei 2018
Pelabuhan Kargo Hang Lukut antar pulau di Gelugur Pulau Moro. Himpunan Mahasiswa Moro di Tanjungpinang meminta Pemerintah Karimun segera mengoperasikan pelabuhan ini. (Foto: IST)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Himpunan Mahasiswa Kecamatan Moro di Tanjungpinang meminta Pemerintah Kabupaten Karimun mengaktifkan Pelabuhan Kargo Hang Lukut antar pulau di Gelugur Pulau Moro yang telah diresmikan awal April 2016 lalu.


Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Kecamatan Moro, Muhammad Tarmizi menilai, keberadaan pelabuhan itu saat ini menyimpang dari tujuan awal yakni menikatkan perekonomian masyarakat setempat.


Menurutnya, Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kabupaten Karimun tidak mengoptimalkan pelayanan pelabuhan. Bahkan kata dia, juga tidak menyediakan fasilitas yang memadai seperti crane atau alat berat.


"Jalan yang rusak menuju akses pelabuhan juga menjadi kendala beroperasi nya pelabuhan tersebut. serta jika di lihat dari keadaan sekarang, pelabuhan tersebut sepertinya tidak ada aktifitas bongkar muat (kosong) dan terbengkalai begitu saja," ungkap Tarmizi di Tanjungpinang, Minggu (13/5).


Pihaknya mengimbau agar pemerintah segera menertibkan para pengusaha di daerah itu agar tidak melakukan aktivitas bongkar muat barang di dermaga masyarakat.


"Saya minta agar pemerintah melakukan sosialisasi terhadap pengusaha-pengusaha agar tidak membongkar barang di pelabuhan pribadinya. Sehingga ada pengawasan barang yang masuk di kecamatan Moro dan juga di beri larangan pembongkaran muat barang di pelabuhan masyarakat supaya tidak terganggu aktivitas masyarakat antar pulau," tegas Mizi sambil mengakhiri penjelasannya.


Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Karimun telah meresmikan Pelabuhan Kargo Hang Lukut antar pulau di Gelugur Pulau Moro awal April 2016 lalu. Namun hingga kini pelabuhan tersebut belum beroperasi. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua