2 Kapal Panama Diamankan Saat Melakukan Transfer Beras di Tengah Laut
12 Mei 2018
2 kapal berbendera Panama yang diamankan Tim WFQR Lantamal IV dan Lanal Batam saat melakukan transfer beras di sekitar Perairan Karang Galang Batam atau sekitar Teluk Sebong Bintan Selasa (8/5). (Foto: IST/ Dispen Lantamal IV)

INILAHKEPRI, BATAM - Dua kapal diamankan Tim Western Fleet Quick Response (WFQR)  IV dan Lanal Batam saat melakukan transfer beras Ship to Ship (STS) di Perairan Teluk Sebong Bintan, Batam. 


Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, dalam keterangan pers, Jumat (11/5) menjelaskan, penangkapan dua kapal tersebut berlangsung Selasa (8/5).


Berdasarkan informasi intelijen, Tim Gabungan WFQR IV dan Lanal Batam, dengan menggunakan Patkamka Sea Rider 1 dan Sea Rider 2 serta Unit I Jatanrasla melakukan patroli dan penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan dijadikan sebagai area lego jangkar kedua kapal tersebut.


Kedua kapal diketahui berada di sekitar Perairan Karang Galang Batam atau sekitar Teluk Sebong Bintan pada pukul 18.30 WIB. 


Kedua kapal didapati dalam posisi berdampingan dan melakukan transfer atau pemindahan beras dari satu kapal ke kapal lainnya.


Dari pemeriksaan awal diketahui, kedua kapal yang berdampingan tersebut bernama MV. Alkar Trust jenis Bulk Carrier berbendera Panama bertonase 18868 GT dengan 15 ABK seluruhnya berwarga negara Turki, dengan muatan 300 Ton beras berlayar dari Tamatave Madagaskar tujuan Durdan dan MV. Kar Trust jenis General Cargo berbendera Panama bertonase 6348 GT dengan 16 ABK bermuatan beras sebanyak 4.288,8 ton hasil STS dari MV. Alkar Trust.


Kedua kapal tersebut saat ditangkap sedang melakukan STS beras produk Myanmar White Rice 25 PTC Brokens Emata dengan masa expired bulan September 2019.


Data didapati Tim WFQR, kegiatan pemindahan beras ini melibatkan 49 orang pekerja dari Batam yang terdiri dari operator crane dan buruh angkut untuk membantu proses STS dari MV. Alkar Trust ke MV. Kar Trust.


Selanjutnya kedua kapal tersebut ditangkap Tim Gabungan WFQR IV dan Lanal Batam kemudian dilakukan proses pengecekan muatan dan pemeriksaan oleh tim gabungan intelijen Lantamal IV dan Lanal Batam. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua