Cemburu dan Sangkur Mengantar RS ke Jeruji Besi
06 Mei 2018
Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Haris Baltasar Nasution menunjukkan sangkur digunakan tersangka mengancam pria yang dia cemburu, Senin (6/5). (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Cemburu membakar akal sehat RS (32). Dalam keadaan mabuk, dia mendatangi lelaki yang dikiranya "main mata" dengan wanita idamannya. Lelaki itu dia ancam menggunakan sangkur.


Kejadian itu berlangsung 25 April 2018, di sebuah rumah kos terletak di Jalan Brigjen Katamso, Batu 2 Tanjungpinang. Korbannya Agus Sudihantoro, 35 tahun.


"Antara korban dan tersangka sebetulnya saling kenal," ujar Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari, Ipda Haris Baltasar Nasution menceritakan kronologis kejadian, Senin (6/5).


Hal ini dibenarkan RS.


"Iya. Dia teman saya juga," kata RS yang berstatus duda itu.


Di hari kejadian, lanjut Kanit Reskrim, RS mendapati kabar kalau sang teman mengajak wanita idaman hatinya jalan-jalan.


Nah, rupanya ajakan ini ditanggapi negatif. Tanpa tabayyun, RS menduga ajakan jalan-jalan dilakukan sang teman adalah sebuah upaya untuk mengambil hati sang pacar


RS berang. Dalam pengaruh minuman keras dia buru-buru mendatangi Agus di rumah kosnya. Tanpa banyak cincong, kamar tempat Agus tinggal dia gedor. 


Sang teman yang tidak menduga sesuatu hal buruk akan menimpanya, segera saja keluar rumah. Barulah di luar dia terkejut.


"Tersangka mengacung-acungkan pisau  kepada korban," kata Ipda Haris.


Tersangka saat itu dia katakan mencoba menyerang korban.


"Belum sempat ditusuk, korban langsung kabur," ungkap Ipda Haris lagi.


Khawatir kemarahan tersangka akan berlanjut, korban pun lantas memilih melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bukit Bestari.


Dari laporan itu, polisi menangkap RS di kediamannya saat malam hari. 


Polisi menjeratnya dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 1 tahun 1951.


"Dia ditangkap karena membawa senjata tajam sebagaimana pasal dimaksud," ujar Haris.


RS pun kini mendekam dibalik jeruji besi. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua