Wanita Ditemukan Hanyut Dengan Luka Sayat di Lengan
05 Mei 2018
Anggota Reskrim Polsek Bintan Timur menunjukkan bercak darah di atas kasur di kamar korban di Kampung Baru Keke, Kijang, Sabtu (5/5). (Foto: IST)

INILAHKEPRI, BINTAN - Seorang wanita 43 tahun ditemukan hanyut tak jauh dari Pulau Hanti Gunung Kijang, Sabtu (5/5) sekitar jam 9 pagi tadi. Tangannya terdapat luka sayatan. Diduga warga Kampung Baru Keke, Kota Kijang ini hendak mengakhiri hidupnya.


Wanita diketahui berinisial TS ini ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melaut. 


Diduga dia depresi. Adalah Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Anjar Rahmat Putra yang membenarkan hal itu. Katanya, sebelum ditemukan, TS diketahui sempat bunuh diri dengan menyayat urat nadi di pergelangan tangan.


"Sepertinya sengaja (menghanyutkan diri). Sepertinya dia memang mau mengakhiri hidupnya. Ini bisa diketahui dari luka sayatan di tangannya," kata Ipda Anjar di RSUD Bintan.


Bercak Darah di Kasur Korban


Ipda Anjar memaparkan, dari keterangan saksi-saksi yang diperoleh, Sabtu (5/5) sekitar jam 01.00 dini hari, korban diketahui masih di rumah bersama anaknya di Kampung Baru Keke Kijang.


Jam 03.00, sang anak terbangun dan terkejut mendapati bercak darah dan sebilah pisau dapur di atas kasur ibunya. Kepanikan terlebih karena sang ibu tak ditemui.


Sang anak berusaha mencari. Dia menangis. Seorang tetangga mengatakan kalau TS didapati melintas di depan warungnya dan bergegas menuju ke pelabuhan di Kampung Baru Keke.


Singkat cerita, kejadian itu sampai ke polisi. Petugas Polsek Bintan Timur dibantu warga melakukan pencarian, hingga akhirnya didapati kabari TS ditemukan mengapung oleh nalayan tak jauh dari Pulau Hanti yang berjarak berkilo-kilo meter dari Pelabuhan Kampung Baru Keke.


Hingga sore ini, TS masih dirawat di RSUD Bintan. Kondisinya sangat lemah. 


"Kami belum mengetahui apa motifnya. Korban belum bisa memberikan keterangan," ujar Ipda Anjar. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua