Dosa Masa Lalu Pengiriman TKI di Balik Temuan Ribuan Paspor di Ruko Kosong
26 April 2018
Ribuan paspor ditemukan di ruko kosong yang ada di Jalan Iqroq Batu 3 Tanjungpinang. (Foto: Andri)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Imigrasi Klas I Tanjungpinang, Indra Kesuma menyebut pihaknya hingga kini masih menyelidiki soal temuan ribuan paspor di sebuah ruko kosong, Jalan Iqroq, Batu 3, 19 April lalu.


"Bisa jadi ini dosa masa lalu. Masa-masa zaman jahiliah," ungkapnya dalam jumpa pers, Kamis (26/4).


Indra mengaitkan temuan paspor, KTP dan sejumlah ijazah itu dengan maraknya pemberangkatan TKI ilegal pada masa berlakunya paspor sekitar tahun 2001-2003.


"Kan waktu itu di sini bisa dikatakan lumbung pengiriman TKI ke Malaysia," sebut Indra lagi.


Sejauh ini Indra belum bisa memastikan soal bagaimana dokumen keimigrasian berikut ijazah dan KTP diduga milik TKI itu bisa berada di ruko kosong tersebut.


"Apakah ini ada kaitan dengan tekong TKI, apakah ada petugas kita (imigrasi) pada zaman itu ikut bermain, sampai sekrg belum bisa diketahui. Butuh pendalaman dan penelusuran lebih lanjut," tegasnya.


Namun pihaknya dia katakan tetap harus mengedepankan ajaz praduga tak  bersalah.


Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Tanjungpinang, Babay Baenullah menambahkan, ada kemungkinan lain terkait ribuan paspor tersebut.


"Bisa jadi ini adalah paspor lama yang tidak sempat dikembalikan saat melakukan pergantian," ujarnya.


Babay memastikan paspor yang ditemukan tersebut adalah asli. 


Diberitakan sebelumnya, ribuan paspor - total 1.140 paspor - tersebut kali pertama ditemukan oleh seorang warga Tanjungunggat, Tanjungpinang, Kamis (19/4). 


Umumnya, paspor yang ada sudah berisi namun masa berlakunya telah habis. Sebagian paspor juga diketahui telah digunakan keluar/masuk Malaysia.


Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak Kodim 0315/Bintan yang kemudian melanjutkannya ke Imigrasi Tanjungpinang. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua