Heboh!! Ribuan Paspor Diduga Milik Mantan TKI Ditemukan Di Ruko Kosong
25 April 2018
Dokumen berupa paspor, ijazah dan KTP diduga milik mantan TKI diserahkan pihak Kodim 0315/Bintan kepada petugas Imigrasi Tanjungpinang beberapa waktu lalu. Diduga ribuan paspor yang ditemukan di sebuah ruko kosong di Jalan Iqroq KM 3 Tanjungpinang ini adalah milik mantan TKI yang diamkan oleh tekong atau penyalur TKI. (Foto: IST)

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Ribuan paspor diduga milik bekas Tenaga Kerja Indonesia ditemukan di sebuah gudang bekas di Jalan Iqroq, KM 3, Tanjungpinang.


Paspor yang belakangan diketahui berjumlah 1.167 itu ditemukan bersama ratusan KTP, akta kelahiran dan ijazah. 


Adalah seorang warga Tanjungunggat, Tanjungpinang, yang kali pertama menemukan keberadaan paspor di gudang sebuah ruko kosong pada 19 April lalu. 


Warga tersebut tidak sengaja menemukan saat dirinya akan menangkap ular yang masuk ke ruko tiga lantai tersebut.


Temuan itu kemudian dilaporkan kepada kenalannya yang bertugas di Kodim 0315/Bintan. Kini keberadaan paspor tersebut telah diserahkan kepada pihak Imigrasi Tanjungpinang.


Diduga Bekas Penampungan TKI


Dari dokumen berupa paspor, ijazah dan KTP yang ditemukan, dugaan yang memungkinkan adalah jika dokumen tersebut adalah milik TKI.


Sebagian besar paspor diketahui telah berisi dan telah dipergunakan masuk atau keluar Negeri Jiran Malaysia. Hal ini nampak dari stampel imigrasi. Baik imigrasi Tanjungpinang maupun Malaysia.


Paspor sudah tidak berlaku lagi. Dikeluarkan antara tahun 2001 sampai 2003 oleh Imigrasi Tanjungpinang. Dari data pemilik, sebagian besar diketahui berasal dari daerah Jawa, Lombok, dan daerah lainnya di Indonesia.


Pantauan di gudang tempat paspor ditemukan, Selasa (24/4), nampak jika bangunan itu sudah lama tidak dimanfaatkan. Bagian dalam ruangan berserak oleh barang bekas dan ilalang. 


Salah seorang warga ditemui di depan ruko menyebut tidak mengetahui pasti siapa pemilik ruko dan apa pemanfaatan sebelumnya.


"Sudah lama sekali tak dipakai. Saya tak ingat. Saya malah ngeri lewat sini," kata wanita paruh baya memberikan penjelasan mengenai bangunan di depan SMA Muhammadiyah itu.

Dari dokumen yang ditemukan, kuat dugaan ruko tersebut adalah bekas tempat penampungan TKI.

Hingga saat ini, Imigrasi Tanjungpinang belum memberikan penjelasan mengenai paspor serta dokumen lain diduga milik TKI tersebut. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua