Peletakan Batu Pertama Jembatan Babin Tunggu Regulasi Pusat
15 April 2018

INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Gubernur Provinsi Kepri H Nurdin Basirun menegaskan bahwa rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) masih menunggu regulasi dan aturan yang di keluarkan Pemerintah Pusat.


Demikian Groundbreaking 7 proyek strategis yang direncanakan April. Di Tanjungpinang belum lama ini, Nurdin menegaskan jika groundbreaking tetap akan dilaksanakan, namun masih menunggu aturan-aturan yang harus diikuti.


"Bukan dibatalkan , hanya ditunda hingga keluarnya Keppres yang menjadi regulasi terkait pelaksanaan pembangunan jembatan Batam Bintan ini," jelas Nurdin.


Disebabkan pembangunan jembatan Babin ini dilakukan berdasarkan Kepres, lanjut Nurdin, Pemerintah Kepri harus menunggu keluarnya Keppres tersebut.


Untuk itu, Nurdin mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong agar Keppres pembangunan jembatan Batam-Bintan bisa cepat dikeluarkan, sehingga pembangunan jembatan Babin ini bisa dimulai. 


"Sebab banyak investor yang akan menanamkan modalnya menunggunya," ujar Nurdin kembali.


Nurdin menuturkan nantinya dengan adanya l jembatan Babin ini sangat dibutuhkan demi pengembangan wilayah industri dan lainnya, agar Kepri dan khususnya Batam-Bintan bisa berkembang.


"Kepri merupakan beranda terdepan negara Indonesia. Sehingga, tidak mungkin rencana baik demi meningkatkan harkat dan martabat bangsa dimata negara tetangga tidak dilakukan. Saya rasa ini komitmen pemerintah pusat," tambah Nurdin


Sebelumnya terkait rencana pembangunan Jembatan Babin, sehingga pelaksanaan ground breaking yang rencananya akan dilakukan April 2018 mendatang.(Andri/Diskominfo Kepri)





Berita Terkait
Lihat Semua