Terkait Nama Pulau Joyo, Nezar Ahmad: Mana Boleh Semena-mena Ganti Nama Pulau
12 April 2018
Ketua DPRD Bintan, Nezar Ahmad. (Foto: Andri Mediansyah)

INILAHKEPRI, BINTAN - Perubahan nama Pulau Suka menjadi Pulau Joyo dalam pemasaran Pulau Joyo Resort juga diprotes keras oleh Ketua DPRD Bintan.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/4), Nezar Ahmad menyebut hal tersebut tidak diperbolehkan karena menyangkut teritorial. 

"Silahkan mengelola. Tapi tidak bisa semena-mena merubah nama pulau. Apalagi ini dikelola pihak asing. Ini menyangkut teritorial. Namanya sudah terdaftar sebagai Pulau Suka," ujar Nezar Ahmad.

Terkait permasalahan ini, Nezar menyatakan akan segera menggelar rapat lintas komisi. Dia akan menyarankan membentuk tim terpadu antara DPRD dan Pemkab Bintan dengan melibatkan instansi terkait diantaranya TNI dan Imigrasi.

"Harus ada tim terpadu. Sepengetahuan saya ini tidak boleh. Merubah garis pantai saja harus melaporkan. Apalagi merubah nama pulau," pungkas Nezar lagi.

Dia menyatakan permasalahan tersebut harus disikapi secara tegas. 

"Harus ekstra dalam hal pengawasan. Terlebih kita berada di daerah peratasan," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, perubahan nama Pulau Suka menjadi Pulau Joyo diketahui setelah sejumlah situs menawarkan pulau tersebut. Dalam pemasaran di situs internet ini, pulau indah dengan pasir pasir putih serta letaknya yang ekslusif ini tidak dicantumkan beralamat di Pulau Suka, melainkan Pulau Joyo. Mesin pencari lokasi Google Map bahkan menyebut nama Pulau Joyo, bukan Pulau Suka yang selama ini diketahui masyarakat dan tertera dalam daftar nama pulau di Kepulauan Riau. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua